Panggung Festival Bahari Kepri Berkonsep Maritim

525
Pesona Indonesia
Parade perahu akan memeriahkan Festival Bahari Kepri pada Oktober mendatang. foto:yusnadi/batampos
Parade perahu akan memeriahkan Festival Bahari Kepri pada Oktober mendatang. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Panggung utama Festival Bahari Kepri (FBK) dirancang dengan konsep kemaritiman. Panggung akan dibangun di kawasan Gedung Daerah, Tanjungpinang. Kegiatan tersebut menjadi tanggungjawab Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri. Apabila tidak ada halangan, akan rampung dikerjakan pada H-3.

“Saat ini, masih dalam proses lelang. Dinas PU Kepri sudah menganggarkan anggaran sebesar Rp 450 juta untuk pembangunan panggung tersebut,” ujar Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Sumantri menjawab pertanyaan koran Batam Pos, Jumat (16/9) di Tanjungpinang.

Masih kata Sumantri, proses lelang diharapkan selesai pada akhir September ini. Sehingga diawal Oktober kontraktor sudah bisa melaksanakan pekerjaanya. Disebutkannya, secara konsep yang sudah dirancang, pangung-panggu yang dibangun nanti berkonsep dengan kemaritiman. Yakni sesuai dengan tajuk utama, yakni FBK.

“Ada empat item yang akan dibangun. Yakni panggung tamu, panggung untuk peralatan musik, floor untuk didepan, dan panggung untuk pentas para penyair,” paparnya.

Lebih lanjut katanya, lamanya waktu pekerjaan adalah sekitar dua pekan. Mengenai nilai kontrak bisa saja lebih kecil dari anggaran yang disediakan. Karena melalui sistem lelang, tentu akan ada banyak tawaran yang masuk. Ditegaskannya, konstruksi bangunan juga dirancang dengan matang nantinya.

“Artinya harus dirancang tahan terhadap tiupan angin. Seperti yang kita lakukan pada hajatan MTQ Provinsi Kepri beberapa waktu lalu,” tutup Sumantri.

Terpisah, Ketua Harian FBK, Guntur Sakti mengatakan, karena FBK merupakan even internasional, tentu harus dirancang elegan. Apalagi bangunan itu nanti, berada tidak jauh dari Tepi Laut, tentu konstruksinya harus tahan terhadap angin. Karena kondisi cuaca tidak bisa diprediksikan.

“Langkah antisipatifnya adalah panggung itu nanti, harus dibangun dengan sebaik-baiknya. Sehingga tidak terjadi kendala-kendala selama berlangsungnya FBK nanti,” ujar Guntur yang merupakan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri tersebut.

Seperti diketahui, ada beberapa kegiatan yang akan digelar di panggung utama. Yakni pembukaan kegiatan, Kepri Carnival, Pentas Penyair, Sound From Motherland of Malay. Selain juga akan digunakan pada puncak FBK, yakni saat parade kapal hias Sungai Carang yang digelar malam hari.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar