Razia Cipta Kondisi, Polisi Amankan Lima WNA asal China, Tapi Kemudian Dilepas

600
Pesona Indonesia
Mobil yang berisi lima WNA asal China yang sempat diamankan saat operasi cipta kondisi. foto:osias de/batampos
Mobil yang berisi lima WNA asal China yang sempat diamankan saat operasi cipta kondisi. foto:osias de/batampos

batampos.co.id – Jajaran Polres Tanjungpinang bersama Polisi Militer TNI AL, AD, AU dan Satpol PP Kota Tanjungpinang menggelar operasi Cipta Kondisi (Cipkon) selama dua hari, yakni Kamis (15/9) pukul 19.30 WIB dan Jumat (16/9) pukul 10.00 WIB dengan target senjata tajam (sajam), bahan peledak dan narkoba.

Pantauan dilapangan, selama dua hari baik malam dan siang tim gabungan melakukan operasi dengan mengambil lokasi di Jalan WR Supratman, kilometer 14, Tanjungpinang. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara roda dua dan roda empat baik yang hendak menuju ke arah perbatasan Tanjungpinang-Bintan atau pun sebaliknya.

Masih pantauan dilapangan, tim gabungan yang melakukan operasi dengan durasi kurang lebih dua jam tersebut hanya menjaring sejumlah kendaraan bermotor baik roda empat dan roda dua yang mana pengendaranya tidak bisa menunjukan kelengkapan suratnya. Selain itu petugas juga sempat mengamankan lima orang Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok, dari salah satu mobil minibus BP 1389 TS.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, mengatakan operasi cipkon yang dilaksanakan tersebut merupakan kegiatan rutin guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat Tanjungpinang. “Yah untuk meminimalisir tindak kejahatan di Tanjungpinang saja,” ujar Joko, saat ditemui disela-sela operasi Cipkon tersebut.

Joko membenarkan dalam operasi tersebut pihaknya sempat mengamankan lima orang WNA asal Tiongkok, yang pada saat itu kedapatan tidak membawa identitas diri.

“Iya tadi saya sudah perintahkan untuk membawa ke kantor agar diperiksa terlebih dulu. Namun, akhirnya mereka dilepas kembali karena ternyata kartu identitas mereka lengkap ada di hotel tempat mereka menginap,” kata Joko.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Tanjungpinang, AKP Bobby Mochammad Zulfikar, menambahkan, dalam dua hari operasi cipkon pihaknya mengamankan dua unit mobil, enam sepeda motor dua STNK dan dua SIM. Pengendaranya pun diberikan sanksi berupa tilang.

“Nantinya kendaraan tersebut bisa diambil pemiliknya setelah mengikuti proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang,”ucap Bobby.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar