4 Mobil Mewah Selundupan Asal Singapura Bakal Dimusnahkan

3054
Pesona Indonesia
Anggota Polair Mabes Polri berjaga ketat di kapal kayu yang memuat 4 mobil mewah bekas asal Singapura. Kapal itu diamankan di perairan Sagulung. Foto: eggi/batampos.co.id
Anggota Polair Mabes Polri berjaga ketat di kapal kayu yang memuat 4 mobil mewah bekas asal Singapura. Kapal itu diamankan di perairan Sagulung. Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Kasi Penyidikan dan Penindakan (P2) Bea Cukai Batam, Nurhayen mengungkapkan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Direktorat Polisi Air (Polair) Baharkam Mabes Polri terkait tangkapan kapal yang membawa mobil bekas dari Singapura.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan 4 Mobil Mewah Bekas Asal Singapura

Nurhayen menjelaskan keempat unit mobil bekas hasil tangkapan itu akan diserahkan ke Kementrian Keuangan yang dalam hal ini Bea dan Cukai untuk dikelola lebih lanjut.

“Kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari mereka. Sementara apakah mobil itu nantinya akan dimusnahkan, dilelang atau dihibahkan kepada instansi terkait, kita belum tau. Karena untuk itu, kita akan menunggu keputusan dari Mentri Keuangan,” ungkapnya, Minggu (18/9/2016).

Lebih lanjut Nurhayen mengungkapkan bahwa selama ini pihaknya telah melakukan patroli secara ruitin di pelabuhan tikus yang selalu menjadi pintu masuk barang-barang illegal dari luar negeri.

“Patroli di pelabuhan-pelabuhan tikus sampai saat ini masih kita lakukan secara rutin untuk mencegah masuknya barang-barang illegal,” lanjutnya.

Dalam berita sebelumnya, Direktorat Polair Barhakam Mabes Polri telah melakukan penangkapan terhadap kapal kayu KM Sea Master Three yang membawa 4 unit mobil bekas asal Singapura di Perairan Sagulung.

Empat mobil yang diamankan itu yakni: 1 unit Mercedes Benz jenisĀ  warna hitam, 1 unit Mini Cooper warna silver, 1 unit Honda Odyssey jenis MPV warna abu-abu, dan 1 satu unit Honda Civic warna silver.

Adapun penangkapan ini berawal dari kapal Patroli Sea Rider KP Bisma 8001 mendapatkan informasi bahwa adanya kapal yang diduga membawa barang illegal dari Singapura menuju ke Sei Lekok Sagulung. (eggi)

Respon Anda?

komentar