Irman Gusman Dijebloskan ke Rutan KPK, Pengacara: Bapak Pesan Biarkan Proses Hukum Berlanjut

500
Pesona Indonesia
Irman Gusman saat digiring ke mobil tahanan KPK, Sabtu (1792016), pukul 23.30 WIB. Foto: jpnn
Irman Gusman saat digiring ke mobil tahanan KPK, Sabtu (1792016), pukul 23.30 WIB. Foto: jpnn

batampos.co.id – Setelah melalui pemeriksaan secara intensif, Ketua DPD Irman Gusman akhirnya dijebloskan ke Rumah Tahanan (rutan) KPK, Sabtu (17/9/2016) pukul 23.30 WIB. Ia terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Sabtu dinihari di rumah dinasnya.

Irman terseret kasus dugaan suap rekomendasi kuota impor gula. Irman disangka menerima suap Rp 100 juta dari Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto dan istrinya, Memi.

Pengacara Irman, Tommy Singh, mengaku menghormati proses hukum yang dilakukan KPK. “Pak Irman kooperatif,” tegas Tommy di kantor KPK, Minggu (18/92016) dini hari.

Dia mengatakan, pihaknya masih berfikir apakah akan mengajukan penangguhan penahanan kepada KPK atau tidak.

“Kami konsolidasi dulu antar pengacara. Kami akan minta penangguhan dan sebagainya,” kata Tommy usai mendampingi kliennya di markas KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurutnya, Irman merupakan seorang tokoh masyarakat, sehingga tidak akan melarikan diri. Tommy juga menilai bahwa kliennya akan kooperatif selama dalam proses penyidikan.

Namun demikian, Tommy menuturkan, ā€ˇpenangguhan penahanan bukan prioritas saat ini. Sebab, Irman sendiri tidak merasa menerima suap Rp 100 juta dari pemilik CV Semesta Berjaya, Xaveriandy Susanto.

Dikatakan Tommy, Irman justru lebih menginginkan mengikuti proses hukum yang berlanjut.

“Kami menghormati sajalah proses hukum ini, begitu tadi pesannya Pak Irman. Nanti di pengadilan kami lihat. Karena pesan beliau tidak ada sekali niat. Tidak ada niat beliau itu meminta uang suap,” jelas dia.

Dia mengatakan, nanti Irman siap membuktikan di pengadilan. “Nanti di pengadilan bisa jelaskan apa yang terjadi,” ujar Tommy.

Irman ditahan di Rumah Tahanan Klas I Jakarta Timur cabang KPK di Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan. Irman bungkam saat digelandang ke mobil tahanan.(jpnn)

Respon Anda?

komentar