Ketua DPD Irman Gusman Ditahan KPK, Ketua MPR RI: Saya Cuma Bisa Bilang Innalillahi

986
Pesona Indonesia
Ketua DPD Irman Gusman. Foto: jpnn
Ketua DPD Irman Gusman. Foto: jpnn

batampos.co.id – KPK resmi menahan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman dengan status tersangka penerima suap dari Direktur Utama CV Semesta Berjaya, Xaveriandy Sutanto dan istrinya Memi, Sabtu (17/9/2016) pukul 23.30 WIB. Pasutri ini juga dijebloskan ke Rutan KPK dengan status penyuap.

Ya, penahanan dilakukan setelah komisi antirasuah memeriksa Irman Gusman selama 1×24 jam pasca operasi tangkap tangan (OTT). Irman ditangkap Satgas KPK dalam OTT, Sabtu dini hari (17/9/2016) di kediaman dinasnya.

Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan, ketiga tersangka ditahan di rutan C-1, gedung KPK, Kuningan, Jakarta.”Penahanan dilakukan 20 hari pertama untuk kepentingan penyidikan,” kata Yuyuk.

Di tempat terpisah, Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan tidak bisa berkata-kata banyak soal penangkapan Ketua DPD Irman Gusman. Ia mengaku prihatin.

“Saya cuma bisa berkomentar innalillahi,” ujar Zulkifli, usai berkunjung di Kawasan Agro Wisata Boncah Raya, Boncah Nagari Barulak, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (17/9/2016).

Irman diduga menerima suap sebesar Rp 100 juta dari Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto dan istrinya Memi.

Diduga, suap diberikan kepada Irman terkait pengurusan kuota gula impor yang diberikan Bulog kepada CV Semesta Berjaya pada 2016 di Sumatera Barat.

Sebagai penerima, Irman Gusman disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor.

Sementara tersangka pemberi Xaveriandy dan Mami diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a dan atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13

UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. (put/jpg/ps)

Respon Anda?

komentar