Tak Takut Zika, Ribuan Warga Batam Tetap Plesiran ke Singapura

291
Pesona Indonesia
Alat monitor suhu tubuh (Thermal Meter) penumpang dari Singapore dan Malaysia yang terpasang di sejumlah pelabuhan di Batam yang merupakan upaya dari Kementrian Kesehatan Indonesia terhadap virus Zika, Pelabuhan Internasional Batamcenter, Rabu (31/8). F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos
Alat monitor suhu tubuh (Thermal Meter) penumpang dari Singapore dan Malaysia yang terpasang di sejumlah pelabuhan di Batam. Minat masyarakat ke Singapura tetap tinggi meski negara itu belum bebas dari endemi Zika.  Foto:Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id -Pemerintah sempat mengeluarkan travel advisory bagi WNI yang hendak ke Singapura karena negeri itu endemi virus Zika, namun jumlah WNI yang ke Singapura sebulan setelahnya kembali normal. Bahkan, tercatat ribuan orang berangkat ke Singapura melalui pelabuhan di Batam.

“Memang sempat turun 5-10 persen penumpang tujuan Singapura, tapi Alhamdulillah tidak lama, dan kini kembali normal,” kata Pengelola Pelabuhan Internasional Sekupang, Aziz, Sabtu (17/9/2016).

Apalagi akhir pekan mencapai tiga ribuan orang yang ke Singaira, sedangkan untuk harian berkisar 1000-an penumpang.

Pelabuhan yang melayani tujuan Singapura ini memiliki beberapa operator kapal yang siap melayani perjalanan wisatawan. Sejauh ini menurutnya sejak merebaknya virus zika di Singapura, belum ada keluhan yang signifikan dari operator kapal terkait jumlah penumpang

“Operator aman, satu hari kita masih bisa mencapai delapan trip, belum lagi pelayaran ektra,” ujarnya.

Dia menambahakan keberadaan alat pengukur suhu tubuh atau thermalscanner yang disediakan oleh KKP Kelas I Batam juga membantu pihak pelabuhan dalam mengatasi masalah penyebaran virus zika.

“Hingga saat ini belum ada penumpang yang terdeteksi melalui alat tersebut, dan kita berharap penumpang sehat dan aman,” jelasnya.

Pantauan Batam Pos di Pelabuhan Internasional Batam, ratusan wisatawan asal Singapura nampak baru tiba. Wisatawan juga terlihat memegang kartu kesehatan yang diberikan oleh petugas KKP di pelabuhan.

Sementara itu, Kepala KKP Kelas I Batam, Anas Maruf mengatakan pengisian kartu masih terus dilakukan selama di Singapura masih waspada zika. Saat ini ratusan warga Singapura dikonfirmasi telah positif terjangkit virus zika disana (Singapura, red).

“Kita terus lanjut, hingga sekarang sudah ada lebih dari 300 ribu kartu yang telah dibagikan kepada penumpang di pelabuhan internasional dan bandara sebagai antisipasi awal,” ujarnya. (cr17/koran bp)

Respon Anda?

komentar