Bunda, Bermain Air Bisa Mendorong Rasa Percaya Diri Anak Lho

401
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Umumnya, anak-anak usia balita sangat senang saat diajak bermain air. Mula-mula mereka takut-takut, tapi kemudian banyak yang malah ketagihan.

Anak semakin percaya diri setelah merasakan asyiknya mencebur, berenang, dan ciprat-ciprat air. Pertumbuhan fisik dan psikis bisa dirangsang dengan rutin bermain air.

Dokter spesialis anak RSUD Ibnu Sina, dr Wiweka Merbawani SpA, menyatakan permainan air memang dapat merangsang tumbuh kembang anak.

Wiweka mengatakan, orang tua hanya perlu memberikan stimulan. Misalnya, menyentuh dan mengajak anak bicara selama bermain. Terutama anak usia 1–3 tahun.

Wiweka menambahkan, dengan bermain air, anak merasa nyaman. Rasa senang akan mendorong stimulasi tumbuh kembangnya. Namun, hal itu harus dilakukan secara rutin. Kalau tidak di kolam renang, bisa di bak mandi.

Ketika bermain air, keberanian anak bisa dilatih. Terutama saat berada di kolam renang atau wahana air. Tujuannya, meningkatkan kepercayaan diri anak sejak dini.

”Tidak semua anak berani bermain air. Apalagi, ada wahana yang sedikit menantang. Misalnya, perosotan atau gerojokan air,” jelasnya.

Bagi anak di atas usia balita, meluncur dari ketinggian juga dapat memupuk keberanian dan membuang rasa minder.

Menurut Wiweka, kepercayaan diri juga merangsang kemampuan kognitif anak. Bentuknya berupa pola pikir yang solutif. Anak yang percaya diri mampu memecahkan masalah dengan lebih baik. Kurang percaya diri pada anak bisa memicu fobia.

Di samping itu, permainan air dapat merangsang kemampuan motorik anak. Di dalam air, anak belajar menjaga keseimbangan tubuh. (JPG)

Respon Anda?

komentar