Delapan Bulan Kejari Tanjungpinang Tangani 280 Perkara Pidum

520
Pesona Indonesia
Jumadi Kurniawan, Mantan Supir Bank Swasta Usai Menjalani Sidang Vonis Di PN Tanjungpinang, Kamis (15/9). Foto: Osias De/Batampos
Jumadi Kurniawan, Mantan Supir Bank Swasta Usai Menjalani Sidang Vonis Di PN Tanjungpinang, Kamis (15/9). Foto: Osias De/Batampos

batampos.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang sudah menangani sebanyak 280 perkara pidana umum selama delapan bulan. Dari sekian banyak perkara, narkotika dan pencabulan yang paling dominan ditangani.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Heri Ahmad Pribadi melalui Kasi Pidum, Ricky Setiawan mengatakan 280 perkara tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan pihaknya dan telah masuk dalam tahap dua. Adapun perkara yang ditangani tersebut yakni perkara orang harta benda (Oharda) seperti, pencurian berat (curat), pencurian biasa, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curas), pembunuhan, penganiayaan, dan lain-lain sebanyak 127 kasus.

“Sementara untuk perkara keamanan dan ketertiban umum (Kamtibum) seperti judi, huru-hara, dan lain-lain sebanyak 21 kasus,” ujar Ricky, Minggu (18/9).

Sedangkan perkara tindak pidana umum lainnya, seperti perlindungan anak, narkotika, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), illegal logging, kata Ricky, ada sebanyak 132 perkara. Perkara yang mengalami peningkatan yakni narkotika yang setiap tahunnya tetap tinggi penanganan kasusnya.

“Dari seluruh perkara tersebut, kasus pencabulan dan narkotika masih masuk jajaran kasus yang paling dominan ditangani,” kata Ricky.

Dijelaskan Ricky, dari 280 perkara yang ditangani tersebut sudah 80 persen telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht). Sedangkan 20 persen sisanya masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

“Yang berjalan itu perkara yang kami terima dari bulan Juli dan Agustus,” ucap Ricky.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar