Gubernur Surati Parpol Pengusung agar Ajukan Cawagub Kepri

431
Pesona Indonesia
Irwansyah. foto:dalil harahap/batampos
Irwansyah. foto:dalil harahap/batampos

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dikabarkan sudah menyurati Partai Politik (Parpol) Pengusung Sani-Nurdin (Sanur) terkait perihal penetunan Calon Wakil Gubernur Kepri. Tindakan tersebut menindaklajuti keluarnya radiogram Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mendesak pemilihan Wakil Gubernur Kepri.

“Secara administrasi Gubernur memang sudah menyurati semua Parpol pengusung Sanur. Meskipun DPRD sudah merencanakan pembentukan Pansus, tetap saja menunggu usulan dari Gubernur,” ujar Wakil Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepri, Irwansyah menjawab pertanyaan koran Batam Pos, kemarin.

Legislator DPRD Kepri itu juga mengatakan, kehadiran Wagub tetap menjadi kebutuhan bagi Gubernur. Menurut hematnya, Gubernur akan fokus menggesa pemilihan Wagub, apabila sudah terpilihnya Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri defenitif. Selain itu juga masih menunggu penyelesaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang saat ini pembahasanya masih berlangsung di DPRD Kepri.

“Disisi lainnya untuk mendapatkan tiket rekomendasi memang harus melalui dinamika yang panjang. Karena menyangkut kordinasi dengan seluruh DPP Partai Pengusung Sanur,” papar Irwansyah.

Kemudian mengenai adanya statemen dari dari Nurdin Basirun yang menginginkan figur yang mendampinginya bukan lawan politiknya, mendapatkan tanggapan dari Politisi PDI Perjuangan, Jumaga Nadeak yang juga merupakan Ketua DPRD Kepri. Jumaga justru mempertanyakan siapa yang dimaksud oleh Gubernur itu sebagi lawan politiknya. Seingatnya, pada saat pilgub itu merupakan pertandingan yang tujuannya untuk membangun Kepri ini kearah yang lebih baik.

“Lawan politik bukan berarti musuh, dan saya yakin apa yang diomongkan Gubernur itu bukan ditujukan kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri (Soerya Respationo,red),” ujar Jumaga menjawab pertanyaan wartawan, kemarin.

Masih kata Jumaga, tidak mungkin parpol pengusung Soerya-Ansar akan mengusung ataupun mencalonkan kadernya. Apalagi dalam peraturan Pilkda sudah jelas, usulan itu datang dari partai pengusung. Meskipun demikian, katanya, apabila ada keinginan dari partai pengusung untuk mengusung figur eksternal mereka, tentu akan dipertimbangkan.

“Memang ada keinginan dari masyarakat Kepri, agar mantan Wagub Kepri, Soerya Respationo untuk disulkan dan dijadi pendamping Nurdin,” papar Jumaga.

Sementara itu, Politisi Partai Golkar Kepri, Rizki Faisal yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kepri tersebut mengatakan, mendesak atau tidaknya keberadaan Wakil Gubernur Kepri tergantung pada kebutuhan. Apalagi selama ini, belum ada kabar Gubernur Kepri, Nurdin Basirun duduk bersama dengan seluruh partai pengusung.

“Pansus akan bekerja apabila sudah ada usulan dari Gubernur. Artinya, kuncinya tetap berada di tangan Gubernur. Kalau memang kebutuha, tentu akan pro aktif berkomunikasi dan koordinasi dengan partai pengusung,” ujar Rizki. (jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar