Kontak Senjata Lagi di Poso, Satu Anggota Santoso Tewas

791
Pesona Indonesia
Kapolda Sulteng, Rudy Sufahriadi. Foto: Radar Sulteng/JPGrup
Kapolda Sulteng, Rudy Sufahriadi. Foto: Radar Sulteng/JPGrup

batampos.co.id – Satgas Tinombala terus memburu anak buah Santoso yang tersisa. Kabar terbaru, Senin (19/9/2016) pagi tadi, anggota satgas kembali kontak senjata dengan anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang sebelum tewas dipimpin Santoso.

Satgas yang dikhususkan memburu kelompok MIT di Poso, Sulawesi Tengah itu dikabarkan berhasil menembak mati satu anggota Santoso.

Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Rudi Sufahriadi membenarkan adanya baku tembak itu. “Iya tadi pagi kejadiannya,” ujar dia seperti diberitakan JawaPos.com (grup batampos.co.id), Senin (19/9/2016).

Sekitar pukul 10.00 Wita, jenazah terduga teroris itu dievakuasi petugas ke Mapolsek Poso Pesisir Selatan.

“Sekitar jam 13.00 (Wita) setelah dilakukan dokumentasi, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu untuk diperiksa lebih lanjut,” timpal dia.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi juga mendapati sebuah bom lontong, rompi magazen, dan tas karung.

Saat disinggung apa kemungkinan jasad itu adalah Subron, salah satu anak buah Basri yang sempat kabur? Jenderal bintang satu ini mengatakan, mereka menunggu hasil pemeriksaan dulu.

“Tunggu dulu nanti akan disampaikan lebih lanjut,”  tukas dia. (elf/JPG)

Respon Anda?

komentar