Layanan 3G di Anambas Belum Maksimal

893
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Keluhan layanan jaringan telekomunikasi di Anambas masih saja terdengar. Meski telah mendapat bantuan satu unit mobile kombite kerjasama antara Pemerintah Pusat dengan salahsatu provider, namun layanan jaringan telekomunikasi sekelas 3G dirasa belum merata meski hanya untuk ibukota kabupaten.

Ari satu diantara masyarakat yang berdomisili di Tarempa mengatakan sebagai konsumen, tidak jarang ia mengaku rugi dengan paket internet yang telah dibeli dengan kualitas layanan telekomunikasi yang didapat. “Sinyalnya tidak stabil, kadang ada, kadang tidak,” ujarnya Minggu (18/9).

Untuk mendapat layanan telekomunikasi yang layak, biasanya Ari pergi ke sejumlah titik di Tarempa seperti jalan Selayang Pandang hingga Tanjung, meski harus membutuhkan waktu yang cukup lama. Terkadang, untuk mendapat layanan telekomunikasi, ia meminjam login dari pegawai yang menggunakan jaringan internet Pemerintah Daerah.

“Kalau dapat memang lumayan lah. Untuk membuka laman sosial bisa terbuka dengan stabil. Tapi itu tadi, kurang stabil. Kadang dapat, kadang tidak. Dibilang rugi ya rugilah sebagai konsumen karena kita sudah beli paket internet, namun kualitas yang didapat kurang bagus,” ungkapnya.

Diketahui satu unit tower penguat sinyal, saat ini terpasang di samping kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas. Selain Anambas, Kabupaten Natuna diketahui juga mendapat bantuan serupa sebanyak dua unit. Tak hanya bantuan mobile kombite, perhatian Pemerintah Pusat akan pemenuhan layanan telekomunikasi sebelumnya juga ditunjukkan dengan permintaan blank spot (daerah yang belum terakses telekomunikasi).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Anambas, Ody Karyadi, sebelumnya mengatakan, layak atau tidaknya untuk mendapat BTS akan dilihat berdasarkan survei dari provider. Target mereka 3G dengan prioritas kepada daerah yang berpenduduk 300 KK. “Ini sesuai arahan Pak Jokowi yang meminta Anambas dan Natuna bisa terakses layanan telekomunikasi secara merata,” ujar. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar