Mancing di Sungai, Ikan tak Dapat Malah Disambar Buaya

410
Pesona Indonesia
ILustrasi
ILustrasi

batampos.co.id – Mukhlis, 57, warga Pekon Bajaragung, Kecamatan Waykrui Kabupaten Pesisir Barat, Lampung nyaris kehilangan nyawa.

Pasalnya, saat tengah asyik memancing ikan di aliran Sungai Wayngison di Kelurahan Pasarkota Krui, Lampung, tiba-tiba seekor buaya besar muncul dan mengigit paha kirinya.

Korban bisa selamat setelah sekuat tenaga berupaya melepaskan gigitan buaya di pahanya. Upaya korban memang membuahkan hasil. Meski memang pahanya harus mendapat jahitan.

Saat ditemui di kediamannya, Mukhlis menceritakan kejadian bermula saat dirinya pergi dari rumah untuk memancing di aliran sungai wayngison itu selepas isya pada Minggu (18/9) sekitar pukul 20.00 Wib. Sekitar pukul 20.00 Wib dirinya dikejutkan dengan kehadiran buaya yang langsung menerkam paha kirinya.

“Untungnya buaya itu posisinya berada diantara kayu dan daratan sehingga tidak sampai menarik saya,” ungkapnya seperti diberitakan Radar Lampung (Jawa Pos Group) hari ini (19/9).

Dia mengatakan hampir setiap hari melihat buaya di aliran sungai way ngison itu. “Ada tiga buaya yang berada di sana, buaya memiliki warna kekunigan, warna abu-abu dan warna hitam¸namun yang sering terlihat yakni buaya kekuningan dan abu-abu,” imbuhnya.

Warga siap melakukan penangkapan, asalkan ada izin dari pemerintah terkait, karena kalau asal-asalan pihaknya takut terkena denda pidana karena menangkap hewan yang dilindungi.

Sementara itu, Dedi Ansori Anggota DPRD Pesbar dari Komisi B yang sempat menjenguk korban pada saat malam kejadian itu mengatakan suaya pemerintah terkait bisa melakukan tindakan pasti, dan tidak hanya sebatas melakukan imbauan saja.

“Kami dari DPRD ini berharap ada tindakan dari dinas terkait supaya bisa melakukan penangkapan pada hewan buas tersebut, karena ini bukan kali pertama mencelakai manusia melainkan sudah beberapa kali, selain itu buaya itu juga kerap berjemur di pesisir pantai di ujung sungai waypedada itu,” tegasnya. (jpg)

Respon Anda?

komentar