Mengonsumsi Jamur, Puluhan Warga di Sumsel Keracunan

812
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id– Puluhan warga Desa Kemang Manis, Kecamatan Tebing Tinggi, Empat Lawang, Sumsel, dilarikan ke RSUD Tebing Tinggi, Sabtu (17/9) malam. Itu terjadi setelah  mengkonsumsi jamur beracun.

Seketika warga mengalami pusing, mual dan muntah-muntah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu karena semua korban cepat ditangani tim medis rumah sakit. Beberapa warga bahkan boleh pulang malam itu juga.

Sebagian lagi masih dirawat. Setidaknya ada 21 warga yang menjadi korban keracunan jamur seukuran kelingking orang dewasa itu.

Masing-masing, Feri, Basarudin, Suryana, Fauzi, Alex, Subaida, Afna, Holil, Hoiria, Maryani, Mita Marisa, Cek Mina, dan Herawati. Selanjutnya Riski Saputra, Ernawati, Juin Novita Sari, Suri, Ridwan, Deni Saputra, Hernani dan seorang anak, Zaratul.

Menurut Ridwan (35), seorang korban, dia tidak tahu pasti jenis jamur yang dikonsumsinya. Jamur itu hidup dan tumbuh subur di lokasi pembuangan limbah kulit kopi (dedak) di belakang mesin penggilingan kopi desa tersebut.

Karena jamur itu banyak tumbuh, warga mengambilnya untuk dimasak, untuk lauk makan malam. Baru beberapa menit usai memakan jamur itu, sejumlah warga mulai merasakan pusing, mual dan muntah.

“Kami menduga kalau itu penyebab jamur yang dimakan. Tetangga juga  pusing-pusing dan kami akhirnya ke rumah sakit,” jelas Ridwan di RSUD Tebing Tinggi. Dia hanya sedikit memakan jamur itu. Kuah jamur itu berwarna merah.

“Setelah dicampurkan ke nasi, nasi jadi kuning,”  katanya. Beberapa warga lain beruntung belum memasak jamur itu karena setelah dipetik, disimpan di rumah untuk dimasak nantinya. Begitu tahu beracun, mereka langsung membuang jamur itu.

Sekretaris Desa (Sekdes) Kemang Manis, Jon Kenedi mengatakan, semua warga sudah dirawat oleh tim medis. “Jamur tersebut akan dibasmi, dibakar atau diberi racun rumput supaya mati,” bebernya.

Sekretaris Camat (Sekcam) Tebing Tinggi, Umar Hasan mengaku sudah mendapatkan laporan terkait puluhan warga yang keracunan usai mengkonsumsi jamur. “Semuannya sudah ditangani tim medis. Ada yang dirujuk ke rumah sakit di Kota Lubuklinggau dan Kota Lahat,” ungkapnya.

Direktur RSUD Tebing Tinggi, Mardiana Sudeby melalui Kabid Pelayanan, Seragi Saur mengaku belum tahu total pasien yang masih dirawat dan dirujuk akibat keracunan itu. “Tapi ada yang sudah boleh pulang setelah diperiksa dan diberi obat,” tukasnya. (jpg)

Respon Anda?

komentar