Penyidik KPK Amankan Berkas dan CCTV dari Tempat Usaha Penyuap Irman Gusman di Padang

414
Pesona Indonesia
Penyidik KPK. Sumber foto: rmol
Penyidik KPK. Sumber foto: rmol

batampos.co.id -Penyidik KPK yang menggeledah Gudang Gula CV Padi Rimbun Berjaya milik penyuap Ketua DPD Irman Gusman, Xaveriandi Sutanto, di Jalan Bypass KM. 5 No. 8 Padang, gudang gula di KM 22 Bypass Anak Air Kototangah, Tanaka Mart 8, dan toko perabot.

Sembilan penyidik melakukan penggeledahan sejak pukul 10.00 WIB hingga berakhir pukul 14.55 WIB.

Penyidik kemudian keluar sambil membawa dua koper dan satu dus  dari gudang gula tersebut, lalu menaikkannya ke mobil Toyota Avanza hitam.

Satria, satpam gudang gula tersebut menyebutkan penyidik mengamankan sejumlah dokumen dan Rekaman CCTV di gudang tersebut.

“Ya, penyidik mengamankan rekaman CCTV serta surat keterangan SNI, Cuma ada dua barang yang diamankan,” ujarnya seperti dikutip dari Padang Ekspres (Grup batampos.co.id), Senin (19/9/2016).

Disebutkannya, sejak kasus gula impor itu bergulir, gudang milik Susanto di KM 22 Bypass Padang tersebut tidak dioperasikan lagi. “Sejak kejadian itu, gudang tidak pernah dibuka dan dioperasikan,” sebutnya.

Usai menggeledah gudang gula sekaligus tempat penyimpanan tepung,  penyidik KPK kemudian bergerak dan kembali melakukan menggeledahan di sebuah gudang yang juga dijadikan rumah oleh Xaveriandi Sutanto, di KM 5, Kecamatan Lubukbegalung.

Penyidik KPK terbagi dalam dua tim. Tim 1 menggeledah gudang gula dan tepung di kilometer 22, dan tim II menggeledah gudang mebel sekaligus rumah Sutanto di KM 5 By Pass Kecamatan Lubeg.

Khusus di KM 5 terlihat ada sekitar lima personel Brimob yang memakai senjata lengkap dan dua unit mobil Avanza warna putih BA 1171 QE dan mobil Toyota Kijang BA 1465 OC.

Di sana Penyidik KPK masuk ke dalam gudang sekaligus rumah pelaku suap sekitar pukul 11.00. Mereka menggeledah sekitar enam jam lamannya.

Penyidik KPK memeriksa satu persatu isi rumah dan gudang milik  Direktur CV Rimbun Padi.

Penyidik KPK yang memakai rompi bertulisan KPK di bagian belakang pintu tampak sibuk mondar-mandir untuk melakukan penyelidikan rumah pelaku.

Aktivitas penyidik KPK di KM 5 tersebut juga mengundang keinginantahuan warga sekitar dan pengguna jalan raya karena gudang dan rumah itu dekat dengan jalan raya.

Setelah sekitar 6 jam, akhirnya petugas KPK ke luar dengan membawa dua koper warna hijau abu-abu dan langsung dibawa ke mobil Avanza putih tanpa mau memberikan keterangan kepada wartawan yang meliput.(cr17/e/nas/JPG)

Respon Anda?

komentar