Soal Sekda, Nurdin Lebih Nyaman dengan Orang Dekatnya

600
Pesona Indonesia
Nurdin Basirun, Ketua DPW Partai Nasdem yang juga Gubernur Kepri. Foto: batampos
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Foto: batampos

batampos.co.id – Terkait proses pemilihan calon Sekda (Sekretaris Daerah) Kepri, Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengaku menyerahkan sepenuhnya pada panitia seleksi (Pansel) dan tim assesment.

“Secara profesional saya serahkan proses pemilihan ini kepada lembaga resmi. Tim pansel dan tim assesment,” kata Nurdin, Minggu (18/9).

Sebelumnya, dalam pengumuman nomor 05/Pansel-JPTM/KEPRI/2016 tentang hasil akhir seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekda Provinsi Kepri, tiga nama calon Sekda diumumkan. Mereka adalah Sekda Kabupaten Karimun, Arif Fadillah dengan poin tertinggi 82,98. Kemudian disusul Asisten II Pemprov Kepri, Syamsul Bahrum dengan skor 81,07. Nama ketiga adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kepri, Naharuddin dengan raihan 77.02.

“Ini (hasil) bukan kebetulan, ini adalah proses yang dilalui tiap peserta. Karena karakter, etos kerja dan peka terhadap kemajuan,” kata Nurdin lagi.

Mendapat nilai yang tinggi, nama Arif Faddillah digadang-gadang menjadi Sekda Kepri definitif. Jalan Arif semakin mulus, apalagi menurut sebagian pihak ada hubungan yang dekat antara Nurdin dan Arif. Ditanya soal kerjasama Arif dengan dirinya saat masih menjadi Bupati Karimun, Nurdin memilih tak ingin banyak menilai.

“Kalau saya menilai itu, takut berlebihan,” ucapnya.

Namun dia tak mengelak diantara semua nama yang dinilainya nyaman tersebut, ada satu nama yang lebih nyaman. Sayang, diapun tak terang-terangan menyebut nama Arif.

Menurutnya, kebersamaanya dengan Arif memang sudah lama, yakni sejak dirinya masih menjabat wakil bupati Karimun, ini dinilai akan membantu dalam tugasnya sebagai gubernur.

“Bukan berarti yang lain tak hebat tak dekat, semua bagus dan hebat. Tapi yang baik lebih baik dan dekat menjadi terdekat tapi namun demikian saya kembalikan ke tim penilai akhir,” katanya.

Dia berharap tata pemerintahan di Kepri yang kini masih banyak yang lowong, seperti Sekda Kepri juga wakil gubernur, akan segera diisi pejabat definitif dan dilaksanakan serta selesai dengan baik.

“Ibaratnya seperti kapal berlayar, kita udah lengkap dengan kru-krunya,” pungkasnya. (cr13/bpos)

Respon Anda?

komentar