Suap Ketua DPD Irman Gusman, Bulog Putus Kerjasama dengan Perusahaan Xaveriandy

559
Pesona Indonesia
Bos CV Semesta Berjaya (SB), Xaveriandy Sutanto saat digelandang ke dalam mobil tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto; dokumen JPNN.Com
Bos CV Semesta Berjaya (SB), Xaveriandy Sutanto saat digelandang ke dalam mobil tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto; dokumen JPNN.Com

batampos.co.id – Bulog melakukan evaluasi kerjasama dengan CV Semesta Berjaya yang pemiliknya, Xaveriandy Sutanto dan istrinya Memi diduga menyuap Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman.

BUMN pangan itu rencananya memutus kerjasama, setelah sekian lama bermitra dengan Bulog untuk wilayah Sumatera Barat.

“Pasti Bulog beri sanksi CV SB,” ujar pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Bulog, Wahyu Suparyono di kantornya, Senin (19/9/2016).

Ia menjelaskan, sanksi untuk CV SB bisa berupa pemberhentian sebagai mitra Bulog.  Kendati demikinan sanksi tersebut harus melewati tahap evaluasi yang panjang oleh tim dari Bulog.

Wahyu menambahkan, yang menjadi fokus evaluasi apakah CV SB menjual gula di wilayah Sumbar lebih tinggi ketimbang harga eceran tertinggi (HET) gula Rp 13 ribu per kilogram yang ditetapkan Bulog.

“Kalau menyimpang kita akan black list (masuk daftar hitam, red), kita akan keluarkan,” tegasnya.

Selain itu, Bulog untuk sementara telah membekukan izin yang dikantongi CV SB sebagai penyalur gula impor di wilayah Sumbar sampai ada status hukum yang jelas.

Yang pasti, kata Wahyu, Bulog tak terpengaruh mesti Irman Gusman pernah melobi soal kuota gula impor untuk Sumbar. “Enggak lah,” katanya.

Wahyu juga menegaskan BUMN pangan itu tak ada kaitannya dengan CV Semesta Berjaya dalam urusan suap menyuap.

“CV SB tidak ada hubungannya dengan kegiatan importasi gula yang dilaksanakan oleh Perum Bulog,” tegas Wahyu yang juga direktur pengadaan Bulog.

Hanya saja, Wahyu mengakui bahwa CV Semesta Berjaya merupakan salah satu mitra Bulog dalam menyalurkan gula di wilayah Sumbar. Namun, katanya, CV Semesta Berjaya tidak bisa memengaruhi kegiatan impor gula.

Dengan demikian, Wahyu mengatakan pihkanya bersih dari suap menyuap tersebut.(cr2/JPG)

Respon Anda?

komentar