Ayo IKut Lomba Foto dan Video Drone Festival Bahari Kepri, Hadiahnya Besar!

1270
Pesona Indonesia
Kepala Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Kepri Guntur Sakti. foto:rpg
Kepala Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Kepri Guntur Sakti. foto:rpg

batampos.co.id – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri, Guntur Sakti mengatakan Panitia Festival Bahari Kerpr (FBK) akan menggagas Lomba Drone FBK dengan total hadiah Rp 40 juta. Kegiatan tersebut terbuka untuk umum. Menurut Guntur, ini adalah bentuk aperasiasi Panitia FBK kepada para drones untuk menghasilkan karya terbaik.

“Terbuka untuk umum bagi semua pengguna drone. Baik amatir, profesional maupun wartawan. Dengan catatan Warga Negara Indonesia,” ujar Guntur, Senin (19/9) di Tanjungpinang.

Pria yang didapuk sebagai Ketua Harian FBK tersebut juga mengatakan, ada dua kategori yang dipertandingkan. Yakni Foto Drone dan Video Drone. Masih kata Guntur, panitia tidak memungut biaya apapun untuk pendaftaran dan keikutsertaan. Ditegaskannya, hasil karya yang diperlombakan adalah pada saat event Festival Bahari Kepri 2016. Masih kata Guntur, karya dan obyek yang terkandung di dalam foto merupakan tanggung jawab peserta lomba.

“Panitia penyelengara tidak melayani segala bentuk tuntutan dari pihak manapun, sehubungan dengan obyek dalam foto atau video yang dilombakan,” paparnya.

Dijelaskannya, peserta hanya diperbolekan untuk mengikuti salah satu kategori lomba atau kedua kategori sekaligus yaitu lomba foto dan video. Apabila ada lebih dari satu karya atas nama satu peserta yang sama memenangi lomba, maka hanya satu karya yang berhak mendapatkan hadiah. Pemenang berhak mendapatkan hadiah yang terbesar.

Lebih lanjut, panitia berhak menggunakan karya foto dan/atau video peserta lomba untuk keperluan publikasi dan promosi pariwisata oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau selama 5 tahun. Selain itu, panitia berhak mendiskualifikasi peserta yang memasukkan karya foto dan atau video yang tidak memenuhi aturan lomba, dianggap mengandung unsur Suku, Ras dan Agama (SARA) atau melanggar norma susila.

“Waktu pendaftaran 10 September sampai 5 Oktober mendatang. Batas akhir pengiriman hasil karya foto atau video pada 7 November. Untuk foto hasil karyanya minimal tiga. Sedangkan video satu karya dengan durasi 4-6 menit. Untuk informasi lebih lanjut, bagi yang berminat bisa mengakses lewat https://dronefbk.wordpress.com/2016/09/05/a-ketentuan-umum/,” tutup Guntur.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar