Pemilihan Bupati Benteng Masuk Rawan Gangguan Pilkada

497
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Anggota DPD RI asal Bengkulu, Ahmad Kanedi, mengatakan pemilihan Bupati (Pilbup) Bengkulu Tengah (Benteng) 2017 termasuk salah satu daerah yang penyelenggaraan Pilkadanya rawan bermasalah.

Pilkada Bengkulu Tengah ini dikategorikan masuk daftar kuning bersama 21 daerah lain dalam hal resiko gangguan pilkada.

‘’Kuning itu artinya rawan kesatu. Itu saya ketahui sesuai hasil rapat persiapan penanganan masalah Pilkada 2017 bersama Mendagri, Polri, BIN, Panwaslu RI serta KPU tadi (kemarin, red),’’ kata Kanedi seperti diberitakan Rakyat Bengkulu (Jawa Pos Group) hari ini (20/9).

Dijelaskannya, ada 8 potensi permasalahan yang rawan dalam pelaksanaan Pilbup Benteng. Antara lain keterlambatan pengesahan PKPU, anggaran, netralisasi penyelenggara Pilkada dan ASN dan potensi intimidasi. Termasuk ancaman black campaingn, validasi data pemilih, gangguan distribusi logistik dan rendahnya partisipasi pemilih.

‘’Semua potensi masalah yang terdeteksi itu sudah kita carikan alternatif solusinya,’’ terang Kanedi.

Dari rapat bersama Mendagri, Polri, BIN, Panwaslu RI serta KPU itu, salah satu antisipasi yang harus dilakukan adalah meningkatkan kuantitas sosialisasi Pilkada 2017 sehingga benar-benar sampai ke seluruh lapisan masyarakat.

Juga harus dibarengi kualitas dari materi sosialisasi sehingga masyarakat benar-benar paham teknis Pilkada dengan harapan partisipan meningkat.

‘’Terakhir penanganan yang cekatan ketika terjadi masalah. Mudah-mudahan dengan antisipasi itu, Pilbup Benteng 2017 nanti bisa berjalan aman,’’ tutup Kanedi. (jpg)

Respon Anda?

komentar