Terjerat Kasus Narkoba, Sejak Sepekan Lalu Kasubbag Umum Setwan DPRD Kepri Tidak Ngantor

542
Pesona Indonesia
 Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Hamidi. foto:rpg
Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Hamidi. foto:rpg

batampos.co.id – AM, Kasubbag di Setwan DPRD Kepri terjerat kasus narkoba. Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Hamidi menjelaskan bahwasanya AM sudah tidak masuk kerja sejak sepekan lalu atau terhitung Selasa (13/9) kemarin. “Dan ini tanpa keterangan,” ungkapnya kepada koran Batam Pos, Senin (19/9).

Hingga kini, Hamidi sendiri belum menerima laporan resmi terkait penangkapan AM yang menjabat sebagai Kasubbag Evaluasi dan Pelaporan pada Bagian Umum Sekretariat DPRD Kepri. Baik itu dari Badan Narkotika Nasional (BNN) atau pun dari pihak kepolisian. Namun, santer terdengar kabar bahwasanya Gubernur Kepri Nurdin Basirun sudah menerima laporan resmi penangkapan AM dari pihak BNN.

Kepada koran Batam Pos, Hamidi menambahkan, ia baru mendengar kabar tersebut akhir pekan kemarin. “Setelah itu yang bersangkutan kami telepon dan tetap tidak dapat tersambung hingga hari ini,” ungkap Hamidi.

Terpisah, Ketua DRPD Kepri, Jumaga Nadeak juga mengaku sudah mendengar informasi perihal penangkapan AM atas keterlibatannya dengan obat-obatan terlarang. Jumaga sepenuhnya menyerahkan perkara ini ke pihak kepolisian.

Ia berharap kasus ini bisa menjadi yang terakhir di lingkungan Pemprov Kepri. “Semoga dengan kasus ini, tidak ada lagi yang berani atau coba-coba mengkonsumsi narkoba,” kata Jumaga.

Tak hanya itu, Jumaga juga mendukung penuh langkah Gubernur Nurdin agar setiap aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Kepri yang terjerat kasus narkoba diberikan sanksi. “Silakan saja ditindak. Agar bisa menjadi pelajaran bagi yang lain,” tegas Jumaga. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar