LAM Usulkan Muhammad Sani Jadi Nama Jembatan Dompak

1640
Pesona Indonesia
Jembatan I Dompak. foto:jailani/batampos
Jembatan I Dompak. foto:jailani/batampos

batampos.co.id – Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, Abdul Razak mengatakan pihaknya sudah mengusulkan kepada Dinas Kebudayaan (Disbud) Kepri untuk menyematkan nama Alm. Muhammad Sani pada Jembatan I Dompak, Tanjungpinang. Menurutnya, itu merupakan dedikasi atas pengabdian yang diberikan untuk membangun Kepri.

“Memang Jembatan I Dompak sudah disematkan nama Hang Tuah, tetapi ketentuan itu masih bisa dipertimbangkan untuk menentukan yang terbaik,” ujar Abdul Razak menjawab pertanyaan wartawan, kemarin di Tanjungpinang.

Lebih lanjut katanya, dedikasi dan pengabdian yang diberikan oleh mendiang Gubernur Kepri tersebut layak untuk mendapatkan penghargaan. Dipaparkannya, keputusan akhir tetap berada ditangan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Dijelaskannya, Undang-Undang yang dibuat pemerintah bisa berubah, apalagi Peraturan Gubernur.

“Mudah-mudahan, usulan yang kita sampaikan dipertimbangkan oleh Gubernur. Meskipun saat ini sudah ada Jembatan Muhammad Sani di Pulau Terong, Belakang Padang. Tetapi itu hanya jembatan biasa. Sedangkan Jembatan I Dompak, akan menjadi ikon baru di Tanjungpinang yang merupakan Ibu Kota Provinsi Kepri,” paparnya.

Ditambahkannya, sentuhan yang diharapkan hadir pada Jembatan itu nanti adalah seni bena melayu. Misalnya ornamen-ornamen yang bercorak melayu melekat di pagar-pagar Jembatan. Selain itu perlu adanya gerbang menuju Jembatan I Dompak yang dirancang khusus, sebagai karaktristik seni bena melayu.

“Selesainya Jembatan itu nanti, kita harapkan membawa kesejahteraan. Sehingga pembangunan akan terus tumbuh di Tanjungpinang ini,” tutup Abdul Razak.

Terpisah, Anggota Komisi III DPRD Kepri, Abdul Rahman mengatakan masih banyak sentuhan yang harus diberikan pada bangunan tersebut. Disebutkannya, aspek yang perlu diperhatikan adalah masalah kenyamanan dan keselamatan. Selain itu penerangan juga harus dirancang sedemikian rupa.

“Jembatan tersebut harus menjadi Ikon baru dan kebanggaan bagi Tanjungpinang. Apalagi merupakan Ibu Kota Provinsi Kepri. Sehingga pembangunan yang dilakukan harus dirancang bergaya,” ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kepri tersebut.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar