Pengedar Sabu Linglung Divonis Lima Tahun Penjara

472
Pesona Indonesia
Jefri Saragih, terdakwa pengedar sabu usai sidang vonis lima tahun yang diberikan majelis hakim untuk dirinya. Foto: Osias De/batampos
Jefri Saragih, terdakwa pengedar sabu usai sidang vonis lima tahun yang diberikan majelis hakim untuk dirinya. Foto: Osias De/batampos

batampos.co.id – Jefri Saragih, terdakwa kasus kepemilikan narkotika seberat 2,38 gram seperti kelihatan linglung dan pasrah, ketika majelis hakim menjatuhi hukuman lima tahun penjara untuk dirinya dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Selasa (20/9). Hal itu terlihat saat terdakwa beranjak dari kursi pesakitan usai menjalani sidang vonis sambil menggaruk kepalanya.

Dalam sidang putusan, majelis hakim yang di pimpin Zulfadly didampingi dua hakim anggota Acep Sopian dan Afrizal, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan pemufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijua, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan satu bukan tanaman sebagaimana melanggar pasal 114 ayat 1 UU RI nomor 35 Tahun 2009 Tltentang narkotika Jo Pasal 132 Ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Majelis hakim menghukum terdakwa dengan hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 1 milliar, subsider 3 bulan kurungan penjara,” ujar Zulfadly.

Atas putusan ini, terdakwa yang didampingi oleh Penasehat Hukumnya Rudolf menyatakan menerima, begitu juga dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gustian Juanda Putra yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman enam tahun penjara dan denda Rp 1 milliar subsider tiga bulan penjara.

Dalam sidang sebelumnya terungkap, terdakwa ditangkap oleh anggota Satnarkoba Polres Bintan, Pukul 03:00 WIB, Sabtu (2/4) lalu. Penangkapan terhadap Jefri berawal pada saat Satresnarkoba melakukan penangkapan terhadap terdakwa Suhuddin yang dituntut secara terpisah yang menyatakan bahwa dirinya mendapat dua paket sabu-sabu tersebut dari terdakwa Sutrisno yang juga dituntut secara terpisah dengan harga Rp 2,9 Juta.

Saat melakukan pengembangan, petugas juga mendapati bahwa sabu yang didapat Suhuddin tersebut berasal dari terdakwa Sinar yang juga diadili terlebih dulu.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar