Kesurupan Massal Tiga Hari, Siswi SMA Terpaksa Diliburkan

687
Pesona Indonesia
ilustrasi siswa kesurupan
ilustrasi siswa kesurupan

batampos.co.id – Puluhan siswi di SMAN Pulau Laut Natuna terpaksa diliburkan ke sekolah, Rabu (21/9). Kebijakan sekolah menyusul kesurupan massal siswi di sekolah tersebut sejak tiga hari terkahir.

Menurut pihak sekolah, kesurupan massal hampir terjadi tiap tahun dan menimpa kalangan siswi. Sehingga dibuat kebijakan siswa diliburkan sementara untuk menghindari kesurupan massal yang terus menerus.

Kesurupan massal siswi SMA ini membuat gaduh masyarakat setempat. Sebab di pulau tersebut hanya ada satu SMA untuk melanjutkan pendidikan di pulau terluar tersebut.

Kepala SMAN 1 Pulau Laut Zainal mengaku, sudah kealahan mengatasi kejadian yang terus beruntun terjadi setiap tahun.

“Hari ini siswi terpaksa diliburkan sementara. Karena hanya siswi kesurupan. Siswanya tidak,” kata Zainal, kemarin.

Kesurupan massal ini mendapat perhatian dari pemerintah kecamatan setempat. Karena sudah sejak tahun 2008 lalu, kesurupan terus menimpa siswi di sekolah.

Bahkan menurut Bambang, warga Pulau Laut mengaku, tahun lalu kesurupan massal juga menimpa siswi di SMP dan kesurupan menular ke siswi SMA.

“Tahun lalu kalau siswi SMP kesurupan, siswi SMA juga ikutan kesurupan, sambil histeris,” ujar Bambang.

Kapolsek Pulau Laut, Ipda Ardian mengatakan, data yang didapat untuk September 2016 sudah lima kali kejadian kesurupan. Setiap kali kejadian bisa 10 hingga 21 siswi yang mengalami kesurupan.

Kejadian ini, katanya, pihak sekolah bersama Polsek dan guru BK sekolah memutuskan meliburkan siswi sementara untuk menghindari kesurupan berkelanjutan.

“Pihak sekolah sudah melakukan berbagai cara mengatasi kesurupan ini. Namun pernah berhasil. Kami pihak kepolisian menurutnya juga akan berupaya turut membantu penguatan mental dan spiritual di sekolah ” kata Ardian.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar