Napi Narkoba Kabur Saat Berobat

485
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Ilhamsyah Putra, narapidana (napi) Lapas Kelas IIA Barelang kabur pada Selasa (20/9) malam, sekitar pukul 18.30 WIB. Napi yang tersandung kasus narkotika ini kabur saat menjalani perawatan di ruang Teratai lantai II Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB).

Menurut informasi, awalnya Ilhamsyah dibawa petugas Lapas berobat ke RSUD Embung Fatimah. Namun yang bersangkutan kemudian dirujuk ke RSOB pada Minggu (18/9). Ia menderita kanker usus stadium IV.

“Di RSOB dia (Ilhamsyah, red) menjalani kemoterapi. Hari pertama ususnya dibedah untuk membuat jalur pembuangan kotoran,” ujar salah seorang sumber dari Lapas Barelang.

Saat dirawat, Ilhamsyah dijaga oleh istrinya, Meliani, beserta petugas Lapas Barelang, Suroso. Tersangka diketahui kabur saat Suroso menunaikan salat magrib.

“Dia kabur di hari kedua,” terang sumber tersebut.

Ilhamsyah sendiri terpidana kasus narkoba dengan vonis hukuman penjara tujuh tahun. Dia sudah menjalani masa hukuman selama dua tahun.

Dari pengakuan Meliani, suaminya tersebut kabur saat ia membeli makanan di warung sekitar rumah sakit.

“Istrinya sudah dimintai keterangan langsung oleh polisi dan petugas Lapas,” paparnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Suhardi Hery, membenarkan adanya napi yang kabur tersebut.

“Saat ini masih dilakukan pencarian,” ujarnya singkat.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II A Batam, Marlik Subiyanto, melalui Kasibinadik Lapas, Romy, membenarkan kaburnya Ilhamsyah. Kata dia, Ilham kabur melalui toilet RSOB pada Selasa (20/9) malam.

“Begitu kami mengetahui kejadian ini, kami langsung melakukan pencarian dan melaporkan hal ini kepada pimpinan,” ujar Romy, Rabu (21/9).

Untuk melakukan pencarian, kata Romy, pihak Lapas Batam sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Sudah kita konfirmasi ke semua jajaran agar melakukan penangkapan terhadap napi tersebut,” ungkap Romy.

Romy mengatakan, Ilhamsyah harus dibawa ke rumah sakit karena kondisi sakitnya yang sudah sangat parah.

“Kondisinya lagi sakit parah, otomatis ia membutuhkan pertolongan dokter. Di mana pun ia berobat, kami pasti bisa menemukannya, makanya saya menyarankan agar napi itu menyerahkan diri saja,” sarannya.

Romy menyesalkan sikap Ilhamsyah yang memilih kabur tersebut. Padahal selama di tahanan, kata dia, yang bersangkutan selalu mendapat perlakuan baik. Bahkan petugas Lapas juga merawat Ilhamsyah selama sakit.

“Harusnya dia bersyukur,” katanya.

Sementara Kepala Humas RSOB, Al Kindi, mengatakan Ilhamsyah masuk ke rumah sakit sebagai pasien biasa. Sehingga pihaknya sama sekali tidak mengetahui jika yang bersangkutan merupakan narapidana.

Berdasarkan rekam data RSOB, pasien Ilhamsyah masuk sebagai pasien rujukan pada hari Selasa (20/9) sekitar pukul 09.30 WIB. Setelah mendapatkan perawatan, pasien yang dirawat di ruang Teratai nomor 6 ini meninggalkan RSBP pukul 18.10 WIB. Data ini berbeda dengan yang disampaikan pihak Lapas Barelang yang menyebut Ilhamsyah dirawat di RSOB sejak Minggu (18/9).

“Dia dijaga oleh istrinya, rencanaya kami, pihak dokter akan memberikan perawatan lanjutan, namun saat tim ke ruangan, dia sudah tidak ada. Perawat sempat menanyakan kepada istri terkait keberadaan pasien,” terang Al Kindi.

Pasien diduga meninggalkan ruangan pada saat jam bezuk. Karena kondisi ruangan ramai. Menurut Al Kindi, tidak ada penjagaan khusus yang terhadap pasien tersebut.

“Lagian kami tidak terpikir kalau dia bakalan kabur, karena tidak ada informasi yang menyatakan dia merupakan tahanan Lapas. Jika ada, tentunya kami akan melakukan pengawasan yang lebih,” ujar wanita yang baru menjabat selama satu minggu ini.

Pihaknya mengetahui jika pasien merupakan narapidana setelah pasien kabur. “Ketika kami lakukan pencarian, ternyata di lobi ada orang Lapas, dari situlah kami tahu. Malam itu juga Kepala Lapas Barelang langsung datang,” sebut perempuan berkacamata ini.

Berbeda dengan keterangan pihak Lapas, Al Kindi mengatakan pasien tersebut berhasil meninggalkan ruangan perawatan melalui pintu keluar-masuk pasien. (opi/cr14/cr17)

Respon Anda?

komentar