Obama Puji Indonesia

594
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Indonesia dapat pujian dari Presiden Amerika Serikat, Barack Hussein Obama saat memberikan sambutan pada sidang majelis umum PBB, Selasa (20/9) waktu setempat.

Dia menyebut Indonesia termasuk salah satu negara yang sukses mengembangkan demokrasi.

Pujian itu disampaikan Obama saat berpidato mengenai proses demokrasi dunia. Dia menerangkan tentang langkah-langkah yang telah dilakukannya untuk mengembangkan demokrasi.

Menurut Obama, pengalamannya selama memimpin Amerika juga dilakukan oleh pemimpin negara-negara lain, termasuk Indonesia.

Obama menyebut, Indonesia berhasil menjadi negara yang terbuka, transparan, dan demokratis. ”Lihatlah keberhasilan transformasi yang terjadi di Indonesia,” katanya.

Menurut Obama, keterbukaan negara dan partisipasi publik di Indonesia bisa menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

Dia bahkan menyejajarkan keberhasilan Indonesia dengan Jepang, Chili, dan Botswana.

Sebaliknya, Obama mengkritik negara-negara yang belum menjalankan demokrasi. Dia menyebut Ukraina yang sering diguncang aksi massa.

Menurut Obama, warga Ukraina menuntut perubahan karena melihat tetangganya di Polandia dan negara-negara baltik bisa hidup lebih baik setelah menjalankan demokrasi.

Pidato Obama kemarin merupakan penampilan terakhirnya di PBB menjelang berakhirnya masa jabatan pada akhir tahun ini.

Mungkin karena itu pula, dalam pidato sepanjang 46 menit tersebut, Obama banyak menyinggung tentang keberhasilan Amerika.

Misalnya tentang jumlah penduduk miskin yang berkurang dari 40 persen menjadi 10 persen selama 25 tahun terakhir.

Dia juga memaparkan program-program Amerika untuk membantu para pengungsi dan buruh migran.

Salah satunya dengan menggalang dana dari perusahaan-perusahaan besar. Dana tersebut dialokasikan untuk membantu para pengungsi di AS.

Obama juga mengatakan bahwa Amerika adalah negara yang terbuka untuk semua orang. Dia akan memberikan akses kepada semua orang yang masuk ke Amerika secara legal. (jpg)

Respon Anda?

komentar