Pemerintah Diminta Segera Atasi Banjir

373
Pesona Indonesia
Banjir yang merendam rumah warga di Desa Batu Berdaun, Dabo, Lingga. foto;wijaya satria/batampos
Banjir yang merendam rumah warga di Desa Batu Berdaun, Dabo, Lingga. foto;wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Banjir yang tak berkesudahan melanda kota Dabo Singkep membuat tokoh pemuda Rony Kurniawan angkat bicara. Pria yang akrab disapa Iwan Munir ini menyarankan agar Pemkab Lingga segera mengambil langkah penanganan kondisi banjir yang terus berulang ini.

“Pemkab sudah semestinya menugaskan dinas terkait untuk mengaji persoalan penyebab banjir untuk mencari solusinya,” kata Iwan ketika ditemui di Dabo Singkep, Rabu (21/9) siang.

Lebih lanjut Iwan memberikan solusi terhadap masalah banjir yang sudah pada taraf mengkhawatirkan masyarakat. Dia mengusulkan agar segera membangun drainase yang baru namun drainase yang lama tetap digungsikan agar dapat menampung dan menyalurkan air lebih banyak lagi.

Saat ini menurut Iwan, drainase yang ada sudah mengalami pendangkalan serta kerusakan. Ditambah lagi masalah tata ruang kota Dabo Singkep yang semrawut, sehingga sejumlah bangunan berdiri tepat di atas gorong-gorong yang sering mengakibatkan penyumbatan laju air.

Iwan menambahkan, daratan kota Dabo Singkep yang tergolong lebih rendah dibanding daratan sekitarnya membuat laju air menumpuk di kawasan perkotaan. Sedangkan kapasitas air yang masuk tidak dapat ditampung dan dialirkan dengan baik karena kondisi drainase yang tersumbat serta dangkal.

“Bagai mana mau air lancar menuju laut kalau banyak bangunan yang menyumbat laju air,” ujar pria berbadan tegap ini.

Sebelumnya, Kota Dabo pada Rabu (21/9) pagi dilanda hujan dengan intensitas sedang, namun kondisi sejumlah jalan dan perkampungan di Dabo Singkep telah tergenang air yang cukup dalam. Hal ini sudah pada taraf mengkhawatirkan dan menyusahkan masyarakat karena sulit untuk beraktifitas.

Sebelumnya sejumlah rumah di Kampung Baru RT/RW 02 Desa Batu berdaun juga mengalami musibah kebanjiran. Tidak hanya air menggenang dipekarang rumah namun masuk hingga ke dalam rumah, bahkan sejumlah ternak ayam milik warga sekitar musnah dibawa arus dan mati tenggelam. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar