Bentrok di Baloi Kolam, Satu Warga Tertembak di Paha Kiri

948
Pesona Indonesia
Warga Baloi Kolam protes rencana penggusuran. foto:eggi idriansyah
Warga Baloi Kolam protes rencana penggusuran beberapa waktu lalu. Kamis (22/9/2016) kemarin kembali ricuh karena warga masih terus bersikukuh enggan mengosongkan kawasan tersebut. foto:eggi idriansyah

batampos.co.id – Bentrokan warga ruli Baloi Kolam dengan tim terpadu kembali pecah. Seorang warga Baloi Kolam bernama Bawor (40) menderita luka tembak di paha kiri.

“Yang kena tembak tadi Bawor. Dia warga Baloi Kolam, tapi tidak tau persis tinggal di RT berapa,” ungkap salah seorang warga dilokasi kejadian, Kamis (22/9/2016).

Selain adanya salah seorang warga yang terkena tembakan, satu warga lainnya juga diamankan dan dibawa oleh tim terpadu.

“Satu orang yang dibawa kita belum tau siapa. Karena tadi tidak begitu jelas siapa yang dibawa oleh mereka,” katanya lagi.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Helmy Santika mengungkapkan bahwa saat kejadian bentrokan itu, pihaknya mendatangi lokasi untuk menenangkan warga dan menampung keluhan warga.

Pada saat terjadinya insiden, salah satu warga yang terkena tembakan telah diamankan pihak kepolisian untuk dibawa ke rumah sakit.

“Informasi dugaan ada warga yang terkena luka tembak. Sejauh ini satu orang dan kalau dilihat dari luka ini, diakibatkan dari peluru karet. Dan juga saat ini sudah diamankan petugas kepolisian kemudian dibawa kerumah sakit dan di visum,” katanya.

Sementara itu, untuk satu orang warga lain yang dibawa oleh tim gabungan saat ini juga sudah diamankan oleh pihak kepolisian dari Kodim Kota Batam.

“Dari polres sudah ditugaskan Wakapolres untuk mengambil salah satu warga yang diamankan dariKkodim dan dilakukan visum,” lanjutnya.

Adapun bentrokan warga dengan tim terpadu ini terjadi pada saat tim terpadu mendatangi warga Baloi Kolam untuk memberikan surat peringatan kedua kepada warga.

Namun warga tetap bersikukuh menolak pengosongan rumah mereka, lantaran belum adanya kesepakatan bersama antara warga dengan Pemerintah Kota Batam. (eggi)

Respon Anda?

komentar