Berdalih Akan Diservis, Maling Ini Berhasil Gondol TV

556
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Pelaku pencurian semakin nekat. Tak pandang waktu dan tempat, dengan berbagai modus yang berbeda-beda para maling ini terus memakan korban.

Apes kali ini menimpah keluarga Dahrul Haji di perumahan Putera Jaya blok D/17 Tanjunguncang. Satu unit televisi Samsung LCD 32 Inchi yang ada di dalam rumah Dahrul digondol maling, Kamis (22/9) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Parahnya pelaku maling itu tak lain adalah Dede, mantan tetangga Hadi. Dede mengambil televisi Dahrul dengan modus sebagai tukang service televisi.

Dia berhasil mengelabui salah seorang anak Dahrul dengan berpura-pura akan memperbaiki televisi tersebut.

“Tadi ada anak saya yang kecil di rumah. Dia ini mantan tetangga saya,” ujar Dahrul di Mapolsek Batuaji, kemarin (22/9).

Dede yang baru saja pindah alamat itu, siang kemarin mendatangi rumah Dahrul. Kepada salah satu anak Dahrul yang ada di rumah tersebut, Dede menuturkan kalau dia disuruh Dahrul untuk mengambil televisi tersebut.

“Anak saya sempat larang, tapi dia telepon saya untuk meyakinkan anak saya yang masih kecil itu,” ujar Dahrul.

Saat menelepon dia, sambung Dahrul, Dede membicarakan masalah pekerjaan buka tentang televisi yang diambilnya itu, namun kepada anak Dahrul, Dede malah bilang kalau dia harus bawa televisi itu karena disuruh Dahrul.

“Tetangga juga lihat dia bawa pergi telivisi saya, tapi memang tak curiga karena kata anak saya Dede ini ambil televisi itu disuruh oleh saya,” kata Dahrul.

Sekitar pukul 14.00 WIB saat pulang ke rumah, Dahrul kaget ternyata televisinya sudah tak ada. Setelah mendengar penjelasan sang anak, Dahrul sadar kalau Dede sudah membawa kabur televisinya itu.

“Dia sudah pindah entah kemana. Makanya bingung mau cari dia kemana. Teleponnya sudah tak aktif lagi,” ujar Dahrul.

Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Mapolsek Batuaji dengan harapan polisi bisa menangkap Dede.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji AKP M Said membenarkan adanya laporan tersebut. Dia menghimbau kepada seluruh masyarakat Batuaji agar lebih waspada lagi kedepannya.

Warga jangan mudah percaya dengan orang yang tak dikenal saat datang ke rumah. “Jadilah polisi bagi diri sendiri, itu yang penting,” ujar Said. (eja/koran bp)

Respon Anda?

komentar