Febrina-Adam Siapkan Jurus Mabok Hadapi Petahana

1304
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Pilkada Mesuji diprediksi berlangsung seru. Jika benar pasangan Febrina Lesisie Tantina-Adam Ishak bisa lolos, maka terjadi head to head dengan pasangan petahana Khamami-H. Sapli.

Geliat perlawanan Febrina-Adam yang diusung PDI Perjuangan dan mengklaim berkoalisi dengan Partai Hanura mulai terlihat. Adam yang notabene adik petahana Wabup Mesuji Ismail Ishak mengaku sudah siap dengan strategi bertarung melawan incumbent.

’’Saya sudah siap dengan strategi melawan petahana. Yakni dengan gaya mabok dan sedikit gila. Yang akan dilawan ini yang lagi berkuasa,” ucapnya usai rapat penyerahan SK rekomendasi PDIP di DPD PDIP Lampung kemarin.

Sayangnya, Adam tak merinci lebih jauh apa yang dimaksud dengan gaya mabok dan sedikit gila tersebut. Menurut Adam, awalnya tidak tahu akan maju pilkada. Ia menganggap penunjukan dirinya untuk mendampingi Febriana sebagai berkah.

’’Ini mukjizat Allah, yang tadinya saya ketua DPC yang terpecat karena memperjuangkan Khamami-Ismail Ishak. Tanpa saya minta, saya dipanggil Ibu Ketum PDIP (Megawati Soekarnoputri, Red) untuk mendampingi Ibu Febriana,” ungkapnya.

Adam menyatakan kesiapan untuk maju Pilkada Mesuji. “Dalam hal ini, amanah akan saya laksanakan, sesuai AD/ART partai. PDIP berpihak ke rakyat. Saya siap maju. Saya tahu karakter masyarakat, SDA, SDM Mesuji. Semua permasalahan mereka saya tahu, gejolak ekonomi saya tahu,” ujarnya.

PDIP Mesuji memiliki enam kursi DPRD setempat. Untuk mencukupi minimal tujuh kursi DPRD sebagai syarat maju Pilkada Mesuji ia mengatakan sudah mengantongi rekomendasi dari Partai Hanura. “Rekomendasi Hanura sudah ada. Ada dua partai yang masih belum jelas dukungan sekarang, Gerindra dan PKPI. Tadi PKPI menghubungi akan mendukung, bentuknya apa kami belum tahu karena belum bertemu. Katanya akan mendampingi ke KPU,” jelasnya.

Sementara, Febrina menyatakan, akan mendaftarkan ke KPU Mesuji hari ini. “Besok kita mendaftar ke KPU, yang pasti kita berharap PDIP diterima dan jadi partai pemenang di Mesuji,” katanya.

Namun, sempat terjadi rekomendasi ganda partai Hanura. Sebab, sebelumnya pasangan Ismail Ishak-Iskandar Maliki saat menghadap DPP PDIP dengan membawa rekomendasi Partai Hanura. Menurut Febrina, Hanura telah merevisi SK Rekomendasinya.

“Untuk rekomendasi Hanura sudah fix ke kami, sudah diperbaharui,” katanya sambil menunjukan SK rekomendasi Hanura.

Pengusaha asal Jakarta itu menambahkan, meski banyak yang menganggap dia wajah baru, tapi dia optimis dan berjuang dalam Pilkada Mesuji. Terlebih, dia mendapat dukungan dari PDIP. “Sebelumnya saya memang di Pringsewu, tetapi karena saya kader partai saya ikut perintah. Tolong ini jangan dipolitisasi,” tegasnya.

resmi menerima rekomendasi dari Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) di kantor DPD PDIP Lampung, kemarin (22/9). Sudah diserahkanya rekomendasi terebut sekaligus menutup peluang Ismail Ishak-Iskandar Maliki untu mendapatkan perahu Partai Banteng tersebut.

Ketua Bappilu DPD PDIP Lampung Suhardi Buyung mengatakan, pencalonan sudah melalui proses. “Ini semua sudah melalui proses. Dari awal kita ajukan Ismail Ishak dan Khamami, setelah diserahkan dari DPC, DPD kita serahkan ke DPP. Setelah di DPP merupakan hak mutlak DPP menentukan rekomendasi,” kata Buyung.

Sebelumnya, majunya Febrina-Adam, yang notabene Febrina adalah pendatang baru di Mesuji, Khamami tak lantas jemawa. Dia menegaskan tetap menganggap pasangan tersebut sebagai lawan yang berat. ’’Ya, saya tetap anggap lawan berat,” ujarnya pada (21/9).

Dia menegaskan, bersama Hi. Sapli rencananya mendaftar ke KPU Mesuji pada hari terakhir (23/9). ’’Kami konsolidasi dengan koalisi parpol pengusung, rencananya Jumat (23/9) mendaftar,” ungkapnya.

Pada bagian lain, pengamat politik Universitas Lampung Budi Kurniawan menilai pertarungan di Pilkada Mesuji akan berat bagi pasangan Febrina Lesisie Tantina dan Adam Ishak. Sebab, Febrina diketahui adalah pendatang baru di Mesuji dan menjadi penantang petahana yang dikenal kuat.

’’Tentunya pasangan baru ini harus bekerja ekstra,” kata Budi melalui sambungan telepon kemarin.

Kata Budi, majunya pendatang baru juga ada hal positifnya. Menurutnya, partai koalisi yang mengusung wajah baru tersebut sudah tidak pragmatis lagi. “Ini hal yang positif. Ada orang yang mau head to head melawan incumbent yang selalu dikenal kuat,” tandasnya.

Untuk itu, Pasangan Febrina-Adam harus memiliki strategi jitu dalam memanfaatkan masa kampanyenya guna menarik simpati masyarakat. Hanya saja, dia mengingatkan ada banyak cara menarik simpati masyarakat asalkan tidak dengan melakukan kecurangan yang dapat menciderai pesta demokrasi Mesuji. (jpg)

Respon Anda?

komentar