Haru Melepas Unyuk

1305
Pesona Indonesia
Nurul Anisa memeluk Unyuk sesaat sebelum dievakuasi oleh BKSDA Kalbar. / Foto: Agus Pujianto / Pontianak Post
Nurul Anisa memeluk Unyuk sesaat sebelum dievakuasi oleh BKSDA Kalbar. / Foto: Agus Pujianto / Pontianak Post

batampos.co.id – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar kembali mengevakuasi seekor orang utan betina. Sudah seperti keluarga sendiri, proses pengambilan Unyuk —nama orang utan tersebut-, berlangsung haru.

Nurul Anissa, putri dari pemilik Unyuk, Muhammad Japri, tak kuasa membendung tangisnya ketika memberikan pelukan terakhir kepada Unyuk sebagai salam perpisahan. Seolah mengerti, Unyuk pun enggan melepaskan pelukannya pada gadis yang biasa disapa Icha tersebut.

Berkali-kali gadis itu mengingatkan tim dari BKSDA untuk tidak mengandangkan Unyuk. “Jangan dimasukkan kandang, di sini die ndak pernah dikandangkan,” ujarnya.

Selasa (20/9) sekitar pukul 11.00, BKSDA mendatangi kediaman Japri di Jalan Husin Hamzah Gg. Mandiri 1 No. 47. Mereka memang berniat membawa orang utan yang sudah hampir tujuh bulan berada dalam lindungan Japri.

Sutaryo, anggota BKSDA yang melakukan evakuasi menyatakan pihaknya mendapat informasi bahwa Japri memiliki orang utan yang termasuk hewan dilindungi dan hendak menyerahkannya kepada tim BKSDA.

Dalam penandatanganan berita acara penyerahan, Sutaryo menyatakan orang utan tersebut kelak dikembalikan ke habitatnya di Taman Nasional Gunung Palong, Ketapang. (jpg)

Respon Anda?

komentar