Janda Muda Jago Tilep Motor

679
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Janda muda bernama Khosiah (26) harus berurusan dengan kepolisian di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (19/9) malam lalu. Pasalnya, ibu satu anak itu berdasarkan catatan polisi, ternyata bandit spesialis pencuri sepeda motor alias curanmor.  Sudah 12 kali ia beraksi menggasak sepeda motor dan hasilnya untuk foya-foya.

Khosiah berasal dari Pandaan, Pasuruan. Namun, untuk urusan curanmor, ia menyasar wilayah Sidoarjo.

Tapi petualangan Khosiah berakhir di tangan petugas Reskrim Polsek Krembung, Sidoarjo. Ia meringkuk di sel polisi setelah ditangkap pada Senin malam lalu (19/9).

Hanya saja, tak mudah membekuk Khosiah dan komplotannya. Perburuan atas Khosiah bermula ketika seorang korban bernama Nur Lailaltul Fitri melapor ke Polsek Krembung pada 3 Agustus lalu.

Fitri yang tercatat sebagai warga  RT 5/RW 3, Desa Kedungsumur, Krembung, mengaku kehilangan sepeda motor Honda Beat saat berbelanja aksesori. Awalnya, Fitri memarkir sepeda motornya di depan toko di utara SMPN 1 Krembung.

Namun, Fitri lupa mencabut kunci motor yang dalam surat tanda nomor kendaraan (STNK) tertulis milik ayahnya itu.
“Berdasar keterangan, korban mengaku saat itu tergesa-gesa. Sebab, semua temannya berada di toko,” ungkap Kanitreskrim Polsek Krembung Aiptu Nanang Mulyanto.

Nasib sial menghampiri Fitri. Ternyata, ketika itu ada Khosiah tak jauh dari sepeda motor Fitri.

Tidak sampai lima menit, motor siswa kelas I SMK Islam Krembung itu lenyap. Fitri bahkan sempat mendengar ketika suara mesin motor yang dihidupkan.

Fitri memang langsung bergegas lari ke luar toko. Sayang, usahanya terlambat. Motornya yang bernomor polisi W 3557 VW raib.

Fitri sempat berteriak karena melihat dua pelaku yang melarikan sepeda motor. Seorang pelaku pria menggondol motor curian, sedangkan seorang pelaku lain menunggangi motor Suzuki Satria hitam tanpa pelat nomor. “Korban melihat pelaku sempat mengobrol,” ujar Nanang.

Laju motor bandit tersebut sangat kencang. Pelaku tak terkejar. Mereka membawa lari motor ke arah Mojokerto.

Sejak saat itu, polisi berusaha melacak pelaku. Setelah bekerja lebih dari sebulan, polisi berhasil mengendus keberadaan pelaku. “Berdasar ciri-ciri dan data yang kami kumpulkan, keberadaan pelaku diketahui,” terangnya.

Pelaku adalah Khosiah dan Bintoro, kekasihnya. Khosiah ditangkap di kos di kawasan Pacet, Mojokerto. Saat itu pelaku tidur-tiduran di kamar.

Sementara Bintoro berada di belakang rumah. Begitu tahu ada polisi, Bintoro kabur dengan meloncat dari pintu belakang dan tidak terkejar.  ’’Masih kami kejar. Sangat mungkin pelaku lari ke sekitar Tretes atau Pandaan,” paparnya.

Dulu Khosiah merupakan perempuan baik-baik. Janda satu anak tersebut bercerai dengan suaminya dua tahun lalu. Anaknya yang berumur tiga tahun dan ikut bekas suaminya. Sejak setahun lalu, Khosiah bertemu Bintoro, seorang pria dua anak. Sejak itulah dia mulai terlibat aksi curanmor. (jpg)

Respon Anda?

komentar