Presiden Telisik Track Record Kandidat Sekda Kepri

361
Pesona Indonesia
Presiden Joko Widodo. Foto: youtube
Presiden Joko Widodo. Foto: youtube

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menelisik track record tiga kandidat Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri yang disampaikan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun awal pekan ini. Sekda Kepri defenitif akan segera ditetapkan dalam waktu dekat ini, pasalnya tidak ada ujian akhir lagi oleh Tim Penentu Akhir (TPA).

“Tidak ada ujian lagi di TPA, Presiden akan mempelajari info tentang masing-masing calon. Termasuk info dari Badan Intelejen Negera (BIN),” ujar Anggota Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Nuraida Mochsein menjawab pertanyaan koran Batam Pos, Kamis (22/9) lewat pesan singkat.

Disebutkannya juga, apabila diperlukan Presiden akan minta klarifikasi dari Menteri terkait ataupun Gubernur Kepri sendiri nantinya. Klarifikasi tersebut dilakukan untuk mengetahui komptensi masing-masing kandidat. Sehingga kandidat yang terpilih benar-benar orang yang kompeten. Menurut Nuraida, meskipun sistem ranking tetap saja ditentukan oleh Presiden siapa kandidat terbaiknya.

“Karena mencari figur terbaik untuk duduk di kursi Sekda, tentu ada kreteria-kreteria yang ditentukan. Informasi-informasi yang disampaikan BIN menjadi pertimbangan Presiden dalam membuat keputusan,” paparnya.

Ditanya butuh waktu berapa lama bagi Presiden untuk menentapkan kandidat Sekda terpilih. Mantan Pejabat di lingkungan Pemprov Kepri tersebut mengatakan semua tergantung pada jadwal presiden. Menurutnya, terkadang sidang TPA dilakukan sering, begitu juga sebaliknya. Sehingga belum bisa dipastikan berapa lama.

“Tidak bisa dipastikan berapa lama, karena semua tergantung pada jadwal Presiden,” tutupnya.

Dari informasi yang dapat dilapangan, kandidat kuat Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri defenitif, Arif Fadillah semakin lengket dengan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, Abdul Razak punya penilaian tersendiri akan hal itu. Meskipun demikian, keputusan akhir tetap ditangan Presiden.

Masih informasi dilapangan, Arif Fadillah terus membangun sinergitas dengan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Bahkan keduanya, bersama-sama menghadiri penerimaan penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Selasa (20/9). Selain itu keduanya juga menghadiri Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2016.

“Gubernur sudah menyerahkan tiga nama ke pusat. Apabila mengacu pada nilai terbaik, tentu yang urutan teratas yang dipilih untuk menjadi Sekda Kepri defenitif,” ujar Abdul Razak menjawab pertanyaan wartawan, kemarin.

Menurut Abdul Razak, apabila masih ada seleksi akhir di Tim Penentu Akhir (TPA), semua kandidat yang telah diusulkan sama-sama punya peluang yang sama untuk menjadi yang terbaik. Lebih lanjut katanya, pihaknya juga sudah memberikan saran dan masukan kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Akan tetapi, Abdul Razak enggan untuk membeberkan siapa kandidat yang didorong untuk jadi Sekda terpilih.

“Sekda punya tugas yang sangat strategis dalam membantu Gubernur Kepri sebagai kepala daerah. Tentu harus punya kecapakan diatas rata-rata dari yang lain,” paparnya.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar