Listrik Padam, Dua Kecamatan di Anambas Gelap Total Tiga Hari Ini

631
Pesona Indonesia
PLTD UPP Letung. Sementara itu, listrik di Jemaja padam tiga hari ini karena mesin pembangkit PLN rusak. foto:syahid/batampos
PLTD UPP Letung. Sementara itu, listrik di Jemaja padam tiga hari ini karena mesin pembangkit PLN rusak. foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Genap tiga hari ini, listrik di dua kecamatan di Kabupaten Kepulauan Anambas padam total. Dua kecamatan tersebut Kecamatan Jemaja dan Kecamatan Jemaja Timur.

Hal ini sangat memberatkan masyarakat karena dampaknya sangat nyata. Terutama terhadap pergerakan ekonomi baik di sektor perdagangan maupun perikanan. Sebab baik nelayan maupun pedagang sangat memerlukan es. Sementara itu mesin pendingin itu tidak akan bisa menghasilkan es jika listik padam.

Es bukan hanya untuk dikonsumsi sehari-hari namun bagi nelayan, keberadaan es sangat penting terutama untuk mengawetkan ikan hasil tangkapan. “Kalau bicara rugi, saya sudah sangat dirugikan sebab ikan yang dibeli kemarin sudah mulai membusuk dan dipastikan ikan itu tidak bisa dijual,” kata Hery Hendriko, nelayan sekaligus pengepul ikan asal Jemaja ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (23/9).

Ia berharap kepada pemerintah daerah agar dapat segera melakukan tindakan yang nyata, sebab tanpa listrik mustahil masyarakat bisa mengembangkan perekonomian. Ia mennilai pemerintah daerah seakan tutup mata dengan kejadian ini. Bagaimana tidak, saat ini listrik sudah padam tiga hari ditambah dengan hari ini. Tapi belum ada tindakaan dari pemerintah kabupaten mendatangi Kecamatan Jemaja.

“Kami sudah sampaikan kepada perwakilan DPRD, namun hanya janji saja yang diberikan melalui telepon seluler beberapa hari yang lalu. Di Jemaja gelap gulita. Jangankan untuk hidup kulkas, mengecas handphone sulit terpaksa menumpang dengan tetangga yang memiliki mesin genset,” terangnya.

Menanggapi hal ini Wakil Ketua II DPRD Anambas, Amat Yani, mengaku telah mengetahui persoalan yang sebenarnya. Namun secara teknis bukan pihaknya yang memiliki wewenang. Ia juga akan menyampaikan kepada bupati agar segera menindaklanjuti permintaan masyarakat Kecamatan Jemaja dan Kecamatan Jemaja Timur.

Menurut informasi yang diketahui, listrik padam akibat mesin yang dimiliki PLN dan pemerintah daerah mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut cukup berat yakni dinamo mesin yang berkapasitas 500 KWH itu terbakar dan perlu dilakukan perbaikan, bahkan katanya minyak oli untuk mesin bercampur dengan air, sehingga perlu dibongkar. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar