Penerimaan Tax Amnesty Periode Pertama di Karimun Capai Rp 26 M

788
Pesona Indonesia

tax amnestybatampos.co.id – Penerimaan pajak dari program pengampunan pajak (Tax Amnesty) periode pertama (Juli-September) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjungbalai Karimun, melebihi target. Di periode pertama yang ditargetkan sebesar Rp 25 miliar, tercapai Rp 26 miliar.

“Kami mengapresiasi atas tingginya antusias warga Karimun memanfaatkan tax amnesty. Buktinya, dari target Rp 25 miliar di periode pertama, ternyata melampau hingga Rp 26 miliar dari 790 wajib pajak, dengan nilai tebusan 26,7 persen,” ungkap Kepala KPP Pratama Tanjung Balai Karimun, S Subagio kepada wartawan, kemarin.

Meskipun Kabupaten Karimun notabennya wilayah terpencil, tapi antusiasme Wajib Pajak sangat tinggi. Imbasnya, keikutsertaan wajib pajak serta pencapaiannya untuk tingkat Provinsi Kepri menduduki posisi ke tiga.

“Tingginya antusias wajib pajak memanfaatkan tax amnesty tadilah yang mendorong melebih pencapaian target,” beber Subagio. Diakui, tax amnesty bisa digunakan atau tidak oleh wajib pajak (bukan suatu kewajiban). Namun, memiliki keuntungan.

“Di saat wajib pajak menyampaikan surat pernyataan harta dan disetujui oleh Kantor Wilayah (Kanwil), maka pajak untuk tahun 2015 dan sebelumnya, tidak dilakukan pemeriksaan serta penyedikan,” paparnya.

Sebagaimana diketahui program amnesti pajak mulai berlangsung pada Juli 2016. Pelaksanaannya dibagi ke dalam tiga tahap, masing-masing tahap berlangsung selama tiga bulan. Dalam periode pertama, tarif repatriasi atau deklarasi dalam negeri dipatok sebesar 2 persen. Sedangkan pada periode selanjutnya masing-masing sebesar 3 persen, dan 5 persen. (enl/bpos)

Respon Anda?

komentar