Tiga Kapal Patroli TNI Buatan Batam Diluncurkan

624
Pesona Indonesia
Direktur Utama PT Palindo Marine Hermanto, Aslog Kasal Laksamana Muda TNI Mulyadi dan Kepala dinas pengadaan angkatan laut Laksamana Pratama TNI Prasetya Nugraha berjabat tangan usai penandatanganan berita acara peluncuran, Jumat (23/9). Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos
Direktur Utama PT Palindo Marine Hermanto, Aslog Kasal Laksamana Muda TNI Mulyadi dan Kepala dinas pengadaan angkatan laut Laksamana Pratama TNI Prasetya Nugraha berjabat tangan usai penandatanganan berita acara peluncuran, Jumat (23/9). Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos.co.id – PT Palindo Marine Batam meluncurkan tiga kapal patroli cepat (PC) 40 pesanan TNI AL di Sagulung, Batam, Jumat (23/9). Tiga kapal tersebut nantinya akan digunakan untuk memperkuat pengamanan laut Indonesia wilayah timur.

Tiga kapal patroli dengan nama KRI Tatihu 853, KRI Layaran 854, dan KRI Madidihang 855 diluncurkan langsung oleh Asisten logistik (Aslog) Kasal, Laksamana Muda TNI Mulyadi, bersama jajarannya serta manajemen PT Palindo Marine Batam.

Dalam arahannya Mulyadi menuturkan, tiga kapal tersebut merupakan tindak lanjut proyek pengadaan kapal patroli dari Dinas Pengadaan TNI AL untuk menambah alat utama sistem pertahanan (alutsista) di wilayah periaran Indonesia. Tiga kapal PC-40 ini nantinya akan ditempatkan di wilayah perairan Indonesia timur untuk memperkuat jajaran satuan kapal patroli armada RI di wilayah tersebut.

“Teknis pembagian tugasnya di sana nanti. Karena kapal-kapal ini akan diserahkan secara resmi ke TNI AL pada November mendatang. Yang sekarang adalah peluncuran,” ujar Mulyadi.

Peluncuran tiga unit kapal PC-40 itu akan menambah jumlah armada kapal Patroli TNI AL yang sudah ada. Total kapal patroli TNI AL yang ada saat ini sekitar 150 unit. Namun itu masih jauh dari angka ideal yang seharusnya mencapai 180 unit.

“Makanya proyek pengadaan kapal ini masih terus berlanjut sampai tahun 2024 nanti,” ujarnya.

Untuk proyek pengadaan kapal patroli lanjutan tersebut, sambung Mulyadi, akan sepenuhnya percaya kepada perusahaan galangan kapal dalam negeri yang akan dilakukan sesuai prosedur tender yang ada.

Sehingga dia berharap, baik itu PT Palindo Marine ataupun perusahaan-perusahaan galangan kapal secara umum di dalam negeri, agar benar-benar bisa membuktikan hasil kerja yang baik sehingga ke depannya perusahaan galangan kapal dalam negeri tetap berjaya. “Persaingan semakin ketat, setiap perusahaan (galangan kapal) menunjukan hasil kerja yang baik sehingga perlu ada peningkatan lagi ke depannya agar terus mendapat kepercayaan serupa,” tutur Mulyadi.

Direktur Utama PT Palindo Marine, Hermanto, melalui direktur PT Palindo Marine, Charles Wirawan, dalam laporannya mengatakan, pembuatan kapal patroli yang per unitnya menelan anggaran sekitar Rp 90 miliar itu sudah dilakukan sejak 10 bulan yang lalu. Dari kesepakatan awal pembuatan tiga kapal tersebut memakan waktu sekitar 17 bulan, namun karena proses pembuatan berjalan lancar pembangunan kapal itu hanya memakan waktu 10 bulan.

“Ini salah satu bukti bahwa perusahaan kami ini bisa dipercaya dengan mengutamakan hasil kerja yang memuaskan sesuai dengan spek yang ditentukan,” katanya.

Manajer Teknik PT Palindo Marine, Mukti Syarif Rifai, menjelaskan tiga kapal tersebut memiliki spesifikasi yang sama. Di antaranya berbahan aluminium marine grade, panjang keseluruhan 46,23 meter, lebar 7,90 meter, tinggi geladak utama 4,25 meter, sarat benam 1,70 meter, kecepatan 24,00 knots, kecepatan operasi 15.00 knots dan daya muat personil atau kru 35 orang.

“Mesin penggeraknya dua unit [email protected] HP dan dilengkapi persenjataan yang canggih,” kata Mukti.

Dengan adanya peluncuran tiga unit kapal patroli tersebut, jajaran manajemen PT Palindo Marine yakin bahwa PT Palindo Marine bisa bersaing dengan perusahaan galangan kapal lainnya dengan menghasilkan kapal-kapal berkualitas sesuai yang diinginkan. Sehingga ke depannya dia berharap agar proyek pengadaan kapal dari TNI AL serupa terus berkesinambungan.

Hadir dalam acara peluncuran tersebut di antaranya Danlamtamal IV Tanjungpinang Laksamana Pratama S Irawan, Kepala Dinas Pengadaan TNI Angkatan Laut Laksamana Pratama TNI Prasetya Nugraha, serta sejumlah petinggi TNI AL lainnya. (eja/bpos)

Respon Anda?

komentar