Titik Labuh Yatch di Lingga Belum Berbenah

739
Pesona Indonesia
Peserta sail di Lingga. foto:hasbi/batampos
Peserta sail di Lingga. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Persiapan Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Senayang, mensukseskan even internasional Sail Karimata 2016 belum terlihat. Bahkan pihak desa mengaku belum sama sekali mendapat komunikasi dari pemerintah daerah maupun pemerintah Provinsi Kepri.

Padahal di Lingga terdapat tiga titik labuh kapal layar (Yatch) yakni Penuba, Tanjung Kelit dan perairan di lokasi Zero Equator serta pulau Benan. Sayangnya, meski tinggal sebulan kegiatan berlangsung yakni 21-28 Oktober 2016, belum ada satupun persiapan di Kabupaten Lingga.

Kepala Desa Tanjung Kelit, Bahtiar Ependi mengatakan, hingga saat ini ia belum mengetahui jika perairan desanya menjadi salah satu titik labuh layar Sail Karimata. Selain itu, even nasional Sail 2 Indonesia yang juga akan menyinggahi Zero Equator bulan Oktober ini. Sementara setiap tahunnya, Naptune Regatta salah satu EO sail sejak 6 tahun terakhir selalu menjadikan perairan Tanjung Kelit sebagai zona race sail.

“Kami belum tahu. Belum ada juga komunikasi sampai hari ini,” kata Bahtiar kepada wartawan Batam Pos, Jumat (23/9).

Hal ini membuat Bahtiar sebagai kepala desa belum menyiapkan apapun untuk ikut berpartisipasi dalam even bahari tersebut. Padahal, banyak potensi ekonomi kreatif desa yang bisa dikembangkan dan dijual kepada wisatawan yang datang.

Selain Desa Tanjung Kelit, zero equator, aset pemerintah Kabupaten Lingga dan juga aset pariwisata Kepri di Tanjung Teludas, Desa Mentuda, menjadi salah satu tujuan para yatcher juga belum berbenah. Akses dan sarana perasarana pengunjung untuk mencapai lokasi belum memiliki pelabuhan dan tambatan perahu. Akibatnya, saat laut surut, pengunjung terpaksa mengarungi air laut sejauh 100 meter untuk sampai ke lokasi.

Sementara itu, untuk menunjang akses tersebut pemerintah Kabupaten Lingga masih berwacana menyiapkan fasilitas pada anggaran 2017 mendatang. Hal ini disanyangkan, mengingat titik labuh jangkar Lingga merupakan titik terbanyak untuk menunjang pariwisata layar di Kepri. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar