Ups, Data Pengguna Yahoo Dicuri Hacker

731
Pesona Indonesia

yahoo

batampos.co.id – Ini waktunya untuk mengganti password Yahoo. Pada Jumat (23/9) Yahoo menyatakan kalau ada sekitar 500 juta akun Yahoo berhasil dicuri. Pembajakan akun tersebut dikatakan Yahoo dilakukan oleh hacker yang dibayar oleh suatu negara. Tidak disebutkan negara tersebut pun hacker yang melakukannya.

Pembajak berhasil mencuri informasi personal, termasuk nama dan e-mail, serta pertanyaan serta jawaban dari pertanyaan keamanan untuk membuka e-mail Yahoo. Berdasar penyataan resminya, kejadian yang merupakan pembajakan terbesar di internet sepanjang sejarah itu berlangsung pada 2014. Namun, baru sekarang mereka mengungkapkannya. FBI sudah diinformasikan dan mereka sedang menyelediki kasus tersebut. ”Data yang diambil termasuk nama, alamat e-mail, nomor telepon, tempat tanggal lahir, dan password. Tetapi data kartu kredit tidak dicuri,” kata Yahoo.

Kemungkinan serangan kepada Yahoo terendus pada Agustus lalu. Saat itu, seorang hacker yang berjulukan Peace berusaha menjual informasi dari 200 juta akun Yahoo. Dan, setelah dilakukan penyelidikan, jumlah akun yang dicuri ternyata lebih dari itu. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Yahoo meminta semua pemilik akun untuk mengganti password mereka. Terutama, bila password itu tidak diubah sejak 2014.

Yahoo didirikan pada 1994 oleh Jerry Yang dan David Filo. Pada dekade pertama kehadirannya, Yahoo menjadi pioner dalam layanan internet. Pernah menjadi situs paling populer di Amerika Serikat, pamor Yahoo kemudian turun drastis pada tahun terakhir dekade pertama mereka. Perusahaan multimedia Verizon kemudian membeli Yahoo dan membesarkannya kembali. Saat ini, lebih dari semiliar orang mengunjungi Yahoo tiap bulan. (BBC/tia/jpg)

Respon Anda?

komentar