Developer Tolak Hentikan Penimbunan, Wakil Wali Kota Batam Minta Cabut IMB

1062
Pesona Indonesia
Wawako saat meninjau lokasi rawan banjir di Tiban, Senin (26/9/2016). Foto: eggi/batampos.co.id
Wawako saat meninjau lokasi rawan banjir di Tiban, Senin (26/9/2016). Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad langsung sidak ke Perumahan Tiban Graha Permata Indah (GPI), Senin (26/9/2016) siang. Ia mengaku mendapat laporan kawasan tersebut langganan banjir.

Di lokasi, AmsakarĀ  akhirnya mengetahui kalau permasalahan banjir di daerah tersebut berada di pengalokasian bangunan antara PT Surya Aji Pratama dan PT Sumber Mitra Propertindo.

“Kunci permasalahannya tidak terintegrasi (drainasenya), sehingga terjadinya permasalahan banjir,” ungkapnya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Amsakar memerintahkan kepada Lurah Tiban Indah dan Camat Sekupang untuk segera melakukan rapat dengan pihak BP Batam.

“Kita ingin BP kembali melakukan revisi terhadap pemberian lahan dengan developer ini. Kita akan segera mendudukkan pihak terkait. Seandainya permasalahan ini terus berlanjut, banjir ini akan berdampak dalam sekala besar,” lanjutnya.

Menurut warga setempat, di belakang perumahan GPI Anggrek seharusnya ada aliran air pembuangan dari perumahan warga. Namun saat ini, tempat aliran air tersebut, telah ditimbun dan dibangun rumah baru oleh developer.

“Kepada pihak developer saya minta untuk menghentikan membangun sementara waktu. Menjelang adanya hasil keputusan dari rapat yang akan kita lakukan” katanya.

Namun, permintaan dari Wakil Wali Kota untuk menghentikan penimbunan sementara, enggan dilaksanakan oleh pihak developer. Pasalnya, mereka telah mengantongi izin resmi, baik PL maupun perizinan lainnya.

Hal ini membuat Wakil Wali Kota geram. Hingga akhirnya, ia memerintahkan kepada jajarannya untuk memeriksa izin mendirikan bangunan (IMB) perumahan tersebut.

“Ya sudah, kalau begitu periksa IMB-nya. Kalau bermasalah, cabut aja langsung izinnya. Berhenti dalam dua sampai tiga hari saja tidak mau. Padahal ini untuk kebaikan bersama,” pungkasnya sambil meninggalkan lokasi tersebut. (eggi)

Respon Anda?

komentar