Huzrin Hood Jabat Komisaris BUP Kepri

1714
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, bersama Huzrin Hood. foto:jailani/batampos
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, bersama Huzrin Hood. foto:jailani/batampos

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menunjuk Huzrin Hood sebagai Komisaris Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Provinsi Kepri sejak sepekan yang lalu. Huzrin ditantang Gubernur untuk menangkap semua peluang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor kemaritiman.

“Alhamdulillah diberikan kepercayaan untuk menjabat Komisaris BUP Kepri. Tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya,” ujar Huzrin Hood usai mengikuti kegiatan Refleksi Hari Jadi Provinsi Kepri ke 14 yang ditaja oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam-Tanjungpinang di Coffee Abah, Tanjungpinang, Sabtu (24/9) lalu.

Menurut Huzrin dari 16 ribu triliun potensi maritim Indonesia, sebagian besar ada di Provinsi Kepri. Atas dasar itu, pihaknya bertekad untuk merebut potensi tersebut. Masih kata Huzrin, potensial loss Kepri juga triliunan. Karena banyaknya hasil bahasi Kepri seperti ikan yang dijarah secara ilegal.

“Kita beruntung, karena Kepri dianugerahi laut yang cukup besar. Selain itu juga berada di laluan perdagangan internasional. Baik itu Selat Malaka maupun Laut Cina Selatan,” jelas Huzrin yang merupakan tokoh sentral perjuangan pembentukan Provinsi Kepri tersebut.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kepri, Ing Iskandarsyah mengatakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepri kekuatannya hanya 35 persen yang mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kepri. Sementara 65 persen lainnya bergantung pada Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dan Non Migas.

“Kita mendorong Pemprov Kepri untuk menggenjot PAD. Minimal 50 persen struktur APBD Kepri bersumber dari PAD Kepri sendiri,” ujar Iskadarsyah yang merupakan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepri tersebut.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar