Liputan Pakai Payung, Reporter TV Diskorsing

353
Pesona Indonesia
Seorang reporter tv di China mewawancarai relawan / Foto: sina
Seorang reporter tv di China mewawancarai relawan / Foto: sina

batampos.co.id – Seorang reporter wanita yang tidak disebutkan namanya diskorsing setelah melakukan liputan korban topan dengan mengenakan payung, kacamata dan tas tangan. Reporter ini bekerja di Xiamen TV, sebuah stasiun televisi di Xiamen, China.

Dia terlihat sedang bertugas di daerah yang terkena dampak Topan Meranti, pekan kemarin.

Dari gambar yang tersebar di sebuah media sosial di China, si reporter ini tertangkap kamera memakai payung, mengenakan kacamata sunglasses dan dengan tas tangan tergantung mewawancarai seorang relawan tim evakuasi.

Foto ini kemudian menjadi viral. Tak butuh waktu lama, perusahaan tempat si reporter bekerja mengeluarkan pernyataan di akun resminya di Weibo.

Perusahaan menskorsnya. “Dia gagal melakukan wawancara dengan baik dan telah merusak citra wartawan, serta berdampak negatif buat masyarakat,” bunyi pernyataan dari perusahaan tersebut.

Seperti diberitakan shanghaiist, keputusan dari perusahaan ini menuai perdebatan.

Ada yang setuju. “Bravo untuk perusahaan ini. Jurnalis harus belajar menunjukkan rasa hormat dan simpati di tengah bencana,” tulis salah seorang pengguna web.

Namun tak sedikit juga yang menilai skorsing buat reporter itu berlebihan. “Skorsing ini hanya cara perusahaan menutup kesalahannya sendiri. Reporter itu tidak harus diskors,” respons lainnya. (adk/jpnn)

Respon Anda?

komentar