Panitia Festival Bahari Kepri Siagakan Petugas Medis

759
Pesona Indonesia
Gubkepri Nurdin Basirun memimpin rapat persiapan Festival Bahari Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (13/7). F.Yusnadi/Batam Pos
Gubkepri Nurdin Basirun memimpin rapat persiapan Festival Bahari Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (13/7). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Koordinator Bidang Kesehatan, Festival Bahari Kepri (FBK), Tjetjep Yudiana mengatakan selama berlangsungnya FBK, pihaknya akan membangun pos khusus kesehatan di Kawasan Tepi Laut, Tanjungpinang. Sehingga apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, bisa segera bertindak.

“Kami sudah menggelar rapat khusus dengan sektor medis. Kesimpulan akan mensiagakan tim dokter lengkap dengan ambulannya di sejumlah lokasi kegiatan,” ujar Tjetjep Yudiana, kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri tersebut juga mengatakan, terkait persoalan ini pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL), SAR Tanjungpinang, dan Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang. Sehingga ketika terjadi sesuatu hal di laut, maka akan langsung ditangani TNI AL dan SAR.

“Kita sudah koordinasikan, terkait pembagian tugas ini. Mudah-mudahan, tidak terjadi sesuatu hal apapun. Sehingga FBK berjalan dengan lancar dan aman,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Harian FBK, Guntur Sakti mengatakan keberadaan tim medis memang sangat dibutuhkan. Dan termasuk menjadi faktor penentu, suksesnya FBK nanti. Apalagi Panitia sudah merancang beberapa kegiatan yang tentunya membutuhkan perhatian dan kesiagaan para medis.

“Dragon Boat Race (DBR) salah satu contoh yang memang harus mendapatkan perhatian untuk itu. Karena aktivitas fisik yang menguras tenaga,” ujar Guntur.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kepri itu, lokasi strategis untuk dibangun posko kesehatan adalah di Kawasan Tepi Laut, Tanjungpinang. Karena sejumlah kegiatan digelar di kawasan tersebut. Khusus untuk DBR, venuenya adalah Sungai Carang, Tanjungpinang. Letaknya sedikit jauh dari Tepi Laut.

“Kita berharap, panitia yang ditugaskan membidangi masalah kesehatan sudah memetakan kegiatan-kegiatan yang membutuhkan kesiagaan para medis,” jelasnya.

Ditambahkannya, pada puncak FBK nanti, lewat Wonderfull Indonesia Sailling (WIS) 2016 Pantia juga akan mendatangkan para yachter ke Tanjungpinang. Baik itu melalui gateway nasional, maupun melalui gateway Provinsi Kepri. Yakni melalui Nongsa Poin Marina (NPM) Batam, dan Bandar Bentan Telani (BBT), Lagoi, Bintan.

“Kehadiran para wisman ini, juga harus menjadi perhatian. Sehingga ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, bisa langsung dilayani dengan baik,” tutup Guntur.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar