Warga Nagoya Batam Tewas Kesetrum di Kamar Mandi

1422
Pesona Indonesia
Jenazah Yanto saat berhasil dievakuasi dari dalam kamar mandi. Ia tewas akibat sengatan listrik di kamar mendi rumahnya, Senin (26/9/2016). Foto: eggi/batampos.co.id
Jenazah Yanto saat berhasil dievakuasi dari dalam kamar mandi. Ia tewas akibat sengatan listrik di kamar mendi rumahnya, Senin (26/9/2016). Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Yanto (32) ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya di Taman Nagoya Indah Blok L No. 3 Lubukbaja, Batam, Senin (26/9/2016) sekitar pukul 06.30 WIB.

Korban yang diketahui bekerja sebagai salah satu karyawan swasta ini, diduga tewas akibat kesentrum listrik di kamar mandi.

Kapolsek Lubukbaja, AKP I Putu Bayu Pati mengungkapkan jenazah korban pertama kali ditemukan teman wanita korban Mutiara Gadis dan asisten rumah tangga Mutiara, Fendy.

“Sekira pukul 06.30 WIB korban saat itu sedang mandi di kamar mandi dan tidak lama kemudian, teman wanita korban yang saat itu lagi berada di ruang tamu mendengar suara teriakan dari dalam kamar mandi,” ungkapnya, Senin (26/9/2016).

Mendengar teriakan dari korban, awalnya Mutiara mengira teriakan korban itu hanya gurauan, dan saksi pun kemudian mencoba untuk menghubungi hape korban, namun tidak diangkat.

“Karena di telepon tidak diangkat, kemudian saksi mencoba membuka pintu kamar mandi. karena tidak bisa dibuka, saksi meminta tolong kepada Fendi.

Setelah pintu terbuka, kemudian korban ditemukan dalam keadaan tergeletak di lantai dengan posisi tangan di atas dada memegang shower,” lanjutnya.

Setelah melihat korban yang sudah dalam keadaan tergeletak, Fendi pun langsung mengangkat korban dan ikut kesentrum setelah memegang shower yang berada di atas badan korban.

“Karena sentrum, kemudian saksi Bun Eng (ayah korban) datang menolong, dengan mengambil kayu untuk mengangkat shower tersebut. Dan korban diangkat ke ruang tamu dalam kondisi tidak bernyawa,” jelasnya.

Putu juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Unit Identifikasi Polresta Barelang dan juga melakukan koordinasi dengan pihak PLN untuk memperbaiki instalasi listrik yang konslet.

Diduga shower air hangat dan dingin itu kabel listriknya bermasakah hingga Yanto kesetrum saat menggunakannya.

“Saat ini korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara dan telah ditangani oleh Unit Inafis Polresta Barelang,” pungkasnya. (eggi)

Respon Anda?

komentar