Kabag Humas Pindah, Pemkab Anambas Tunjuk Pelaksana Tugas

467
Pesona Indonesia
Sahtiar. foto:rpg
Sahtiar. foto:rpg

batampos.co.id – Jabatan Kabag Humas Pemkab Anambas masih lowong hingga kini. Pengganti Faisal Rangkuti, mantan Kepala Bagian Humas dan Protokoler Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas hingga kini belum ada. Namun diperkirakan pada minggu ini sudah ada penggantinya.

“Insya Allah dalam minggu-minggu ini posisi Kabag Humas akan ditunjuk Pelaksana Tugasnya,” ungkap Sahtiar, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Senin (26/9)

Sahtiar mengaku pihaknya saat ini sedang menggodok siapa yang akan duduk menjadi Plt Kabag Humas nanti. Sahtiar juga menegaskan tida ada nama-nama yang ditimbang, hanya ada satu nama, yang akan ditempatkan nanti. “Plt itu hanya tertuju pada satu orang yang kita anggap pantas untuk menduduki jabatan tersebut,” jelasnya.

Kata Sahtiar, Kepala Bagian Humas itu dari pejabat Eselon III A yang bisa saja dari posisi Kepala Bagian ataupun posisi Sekretaris Dinas.

Ketika disinggung siapa yang akan duduk nanti, Sahtiar enggan mengungkapkannya. Namun untuk nama siapa yang duduk sebagai Kabag Humas itu sudah ada. “Namanya sudah ada, namun belum bisa disebutkan takutnya terjadi perubahan,” tegasnya.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berkomitmen menjalankan kebijakannya. Sejumlah pejabat yang telah mendapatkan Rekomendasi Pindah dari kabupaten termuda di Provinsi Kepri itu dicabut dari jabatannya. Terakhir Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris telah merekomendasikan 56 pegawai salah satunya yakni Kabag Humas non aktif Faisal Rangkuti. Mereka mendapatkan rekomendasi pindah tugas, sehingga jabatannya dilepas agar dapat fokus mengurus kepindahannya ke provinsi.

“Sesuai Komitmen bagi pejabat yang sudah tidak konsentrasi bekerja maka jabatannya akan kita gantikan dengan yang siap bekerja bersama kami membangun daerah ini,” ungkap Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Linda Maryati.

Linda, mengungkapkan, kepala daerah memberikan hak kepada pejabat tersebut memilih mau bertahan membangun Anambas atau pindah. “Kita memberikan kesepatan sebesar-besarnya untuk menentukan pilihan,” tutupnya.(sya/bpos)

Respon Anda?

komentar