Pedagang dan Petugas Parkir Juga Wajib Ikut BPJS, Perbulan Cukup Bayar Rp 36.800

566
Pesona Indonesia
BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan

batampos.co.id – Para pedagang di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang, Pasar Baru Bintan, dan Pasar Kawal mendapat edukasi mengenai asuransi, Sabtu (24/9) lalu. Baik itu asuransi berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang merupakan produk dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK).

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjungpinang, Jefri Iswanto, mengatakan tujuan edukasi ini guna memberikan pencerahan bagi masyarakat luas, terutama bagi para pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) atau sektor informal.

“Edukasi juga dilakukan untuk memberikan pemahaman bahwa BPJS Ketenagakerjaan berbeda dengan BPJS Kesehatan,” ungkapnya

Menurut Jefri, BPJS Ketenagakerjaan merupakan program yang wajib diikuti tidak hanya oleh pekerja di sektor Penerima Upah (PU) namun juga wajib diikuti oleh pekerja Bukan Penerima Upah (BPU). Di antaranya para pedagang, petugas parkir, nelayan, asisten rumah tangga, pekerja mandiri dan banyak profesi lain.

Untuk pendaftarannya sendiri bukan hal yang rumit. Jefri menjelaskan peserta hanya cukup melampirkan KTP dan nomor telepon tenaga kerja. Kemudian iurannya juga diyakininya tidak akan menguras isi dompet.

“Iurannya sangat kecil, hanya Rp 16. 800 untuk program JKK dan JKM. Sedangkan jika calon peserta mau mengikuti Jaminan Hari Tua (JHT) cukup tambah Rp 20 ribu, jadi jika bisa mengikuti program ketiganya total iuran hanya Rp 36.800 per bulan,” jelas Jefry.

Sementara itu Kepala Disnaker Kabupaten Bintan Hasfarizal Handra, menyampaikan bahwa BPJS Ketenagakerjaan ini dulunya bernama Jamsostek dan kini berubah nama menjadi BPJS Ketenagakerjaan yang hadir di seluruh daerah di negeri ini untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja di Indonesia termasuk Kabupaten Bintan.

“Saya mengimbau supaya BPJS Ketenagakerjaan dapat melakukan sosialisasi di seluruh Kabupaten Bintan agar terjadi pemerataan informasi kepada seluruh masyarakat,” ungkap Hasfarizal.

Hasfarizal juga mengajak semua pihak mendukung program-program BPJS Ketenagakerjaan tersebut khususnya di Kabupaten Bintan. Ia berharap program yang baik ini sampai ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan bagi seluruh tenaga kerja yang ada di bintan baik sektor penerima upah maupun bukan penerima upah.

“Program BPJS ketenagakerjaan ini adalah program pemerintah yang wajib kita ikuti, wajib kita laksanakan serta wajib kita patuhi sehingga pada akhirnya kita dapat mencapai masyarakat Indonesia yang seluruh kehidupannya dari lahir sampai meninggal dijamin oleh negara,” pungkas Hasfarizal. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar