Tabung Gas Meledak, Inul Vista Terbakar

712
Pesona Indonesia
Petugas kebakaran mengamankan gas elpiji yang menyebabkan kebakaran di Inul Vista Tanjungpinang, Senin (26/9). Foto:Yusnadi/Batam Pos
Petugas kebakaran mengamankan gas elpiji yang menyebabkan kebakaran di Inul Vista Tanjungpinang, Senin (26/9). Foto:Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Tempat karaoke keluarga Inul Vista yang terletak di Jalan Di Panjaitan kilometer Sembilan, Tanjungpinang, terbakar, Senin (26/9) sekitar pukul 14.30 WIB. Diduga kebakaran tersebut akibat ledakan tabung gas 12 kilogram yang berada di dapur dari bangunan tersebut. Empat orang di kabarkan mengalami luka akibat insiden tersebut dan dilarikan ke rumah sakit.

Informasi yang dihimpun, empat karyawan Inul Vista yang dilarikan ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ahmad Thabib, diantaranya Ropim (office), Rizki (Housekeeping), Josua (IT), dan Geri (Kitchen). Mereka mengalami luka dibagian tangan karena berusaha memadamkan api.

Pantauan dilapangan, empat unit mobil pemadam kebakaran Pemko Tanjungpinang diturunkan untuk memadamkan api yang berada di dalam gedung tersebut. Sedangkan anggota Polres Tanjungpinang mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi agar tidak macet. Setelah pemadaman selesai anggota Polres Tanjungpinang pun memasang garis Police Line di lokasi.

Salah seorang warga, Dian mengatakan, ia mendengar bunyi ledakan yang sangat kuat dari dalam bangunan tersebut disusul kobakaran api yang menghanguskan sejumlah ruangan di lokasi tersebut. ”Saya dan beberapa orang yang berada di luar terkejut juga dengar suara ledakan yang sangat kuat begitu,”ujarnya.

Sementara itu, salah seorang sekuriti Karaoke Inul Vista, Jaka mengatakan kebakaran yang terjadi tersebut hanya menghanguskan dapur yang berada di dalam bangunan tersebut. Ia pun mengakui ada beberapa rekan kerjanya yang juga terbakar. ”Iya ada empat orang karyawan yang mengalami luka bakar ringan. Mereka dilarikan ke RSUP untuk mendapatkan perawatan medis,” kata Jaka.

Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Effendri Ali mengatakan dugaan sementara kebakaran tersebut karena bocornya regulator yang terdapat di tabung gas 12 kilogram tersebut. ”Keterangan yang kami dapat dari karyawan karaoke itu, regulatornya bocor kemudian diikuti dengan ledakan hingga mengakibatkan kebakaran,” ujar Efendri Ali.

Effendri juga membenarkan adanya empat orang pegawai yang mengalami luka bakar. Yang mana dua orang diantaranya diketahui tangannya melepuh saat mencoba memadamkan api. Sedangkan dua lainnya mengalami kepanasan sehingga keempatnya terpaksa dilarikan ke RSUP.

”Iya korban empat orang. Untuk barang yang terbakar yakni satu buah lemari dan Kitchen set,” ucap Effendri.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar