Pada Usia 14 Tahun Banyak Pembangunan Terwujud di Kepri

360
Pesona Indonesia
Wakil Bupati Bintan, Dalamasri Syam sedang membacakan kata sambutan dari Gubernur Kepri ketika menjadi Irup HUT Kepri Ke 14 Tingkat Kabupaten Bintan di Halaman Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Desa Bintan Buyu, Senin (26/9). Foto: Humas Pemkab Bintan.
Wakil Bupati Bintan, Dalamasri Syam sedang membacakan kata sambutan dari Gubernur Kepri ketika menjadi Irup HUT Kepri Ke 14 Tingkat Kabupaten Bintan di Halaman Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Desa Bintan Buyu, Senin (26/9). Foto: Humas Pemkab Bintan.

batampos.co.id – Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam menjadi inspektur upacara (irup) peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Kepri ke-14 tingkat Kabupaten Bintan yang ditaja di Halaman Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Desa Bintan Buyu, Senin (26/9).

Upacara yang mengusung tema “Melalui Hari Jadi Provinsi Kepri ke-14 Mari Kita Wujudkan Kerja Nyata Menuju Masyarakat Kepri yang Sejahtera dan Unggul di Bidang Maritim” itu dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota se Provinsi Kepri. Turut hadir dalam acara itu diantaranya Plt Sekda Bintan, Raja Muhammad Akib Rachim, Asisten I Bidang Pemerintahan, Muhammad Hendri, Ketua PKK Bintan, Debby Maryanti Surjadi, Ketua GOW Bintan, Herdawati, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat, lurah dan kades se Bintan.

Wakil Bupati Bintan, Dalamasri Syam mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri senantiasa berpedoman pada visi misi 2016-2021 dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan daerah di tujuh kabupaten/kota. Diantaranya mewujudkan Kepri sebagai bunda tanah tanah melayu, masyarakat yang sejahtera dan berakhlak mulia, memiliki wilayah ramah lingkungan serta unggul di bidang kemaritiman.

“Kami atas nama Pemkab Bintan akan bekerja keras dan berupaya semaksimal mungkin untuk mendukung visi misi Pemprov Kepri 2016-2021,” ujar Dalmasri Syam dihadapan ribuan pegawainya.

Dikatakannya, semenjak berdirinya Provinsi Kepri atau dalam rentang waktu 14 tahun telah banyak kemajuan pembangunan yang dicapai. Kemajuan itu bisa dilihat dari beberapa indikator seperti pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, IPM, PDRB per kapita, indeks gini dan penduduk diatas garis kemiskinan.

Untuk trend pertumbuhan ekonomi, lanjutnya, telah menunjukan peringkat positif sebesar 5,40 persen atau tergolong sangat baik secara tingkat nasional dengan inflasi sebesar 1,37 persen. Begitu juga dengan indeks pembangunan yang mengalami peningkatan sangat baik setiap tahunnya dengan nilai IPM di 2014 sebesar 73,40 persen meningkat manjadi 73,75 persen di 2015. Bahkan peningkatan nilai yang diraih itu cukup baik sebab IPM Kepri selalu berada di atas angka IPM nasional. Kemudian peningkatan juga diperoleh dibidang pendidikan yang dimulai dari angka rata-rata lama sekolah, angka partisipasi serta angka kelulusan. Semua peningkatan itu telah mencapai target RPJMD Tahun 2015.

Sedangkan bidang kesehatan, kata dia, penyediaan sarana dan prasarana kesehatan dari 2002-2016 telah berhasil dibangun 28 rumah sakit, 77 puskesmas, 311 puskesmas pembantu, 193 klinik dan beberapa balai pengobatan swasta. Fasilitas kesehatan itu bisa dinikmati serta akan melayani masyarakat se Kepri. Selanjutnya dari segi SDM kesehatan, pada 2015 lalu, rasio dokter umum sebesar 44 per 1.000 penduduk, dokter spesialis mencapai 19 per 100.000 penduduk dan rasio perawat mencapai 193 per 100.000 penduduk.

“Jadi seluruh bidang pembangunan dan rasio kesehatan sudah mencapai taret baik itu RPJMD maupun Indonesia sehat,” katanya.

Khusus untuk pembangunan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, sambungnya, semua telah dilaksanakan sesuai perencanaan dan masih ada beberapa yang sedang berjalan pembangunannya. Jadi untuk mendukung semua program-program yang akan dilaksanakan Pemprov Kepri dan Pemkab Bintan, diminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bintan memiliki kesadaran atau menanamkan rasa emosional yang tinggi serta rasa tanggungjawab memiliki daerah. Dengan rasa itu ia menjamin bahwa proses pembangunan di seluruh daerah akan berjalan lancar.

“Jika kita memiliki rasa memiliki dan tanggungjawab maka proses pembangunan dapat terlaksana dengan cepat. Bahkan pencapaiannya juga sesuai dengan apa yang kita inginkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Sekda Bintan, Raja Muhammad Akib Rachim mengatakan dalam rangka memperingati HUT Provinsi Kepri Ke 14 diminta seluruh pegawai yang mengabdi di lingkungan Pemkab Bintan menggunakan pakaian adat melayu (baju kurung) selama lima hari dari 26-30 September 2016.

“Sesuai surat edaran Gubernur Kepri Nomor 106/1005/SET tertanggal 16 September diwajibkan PNS, PTT maupun honorer berpakaian baju kurung,” katanya.

“Itu dilakukan sebagai bentuk penghargaan kita terhadap Provinsi Kepri yang berulangtahun ke 14,” pungkasnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar