Anggaran Tak Memadai, Akses Tugu Khatulistiwa Lingga Dikerjakan 2017

388
Pesona Indonesia
Tugu Khatulistiwa Lingga. foto:net
Tugu Khatulistiwa Lingga. foto:net

batampos.co.id – Kepala Seksi Objek Daya Tarik Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lingga, Zalmidri mengatakan, pembukaan akses jalan darat serta sarana tambatan perahu menuju objek wisata tugu zero equator (khatulistiwa) Tanjung Teludas, Desa Mentuda, baru akan dikerjakan pada 2017 mendatang. Hal tersebut mengingat terbatasnya anggaran pemerintah daerah.

“Sudah kita rencanakan, tapi pengerjaannya pada tahun depan. Anggaran tahun ini tidak memandai,” ungkap Zalmidri beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, kegiatan tersebut sudah dibicarakan bersama Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lingga, dan Dinas PU sebagai pelaksana teknis.

“Kami juga usulkan anggaran pemeliharaan tugu khatulistiwa di tahun depan. Saat ini kondisinya sudah memprihatinkan,” tambahnya.

Diakui Zalmidri, hingga saat ini potensi dan keistimewaan titik nol khatulistiwa Lingga, Kepri belum dikenal secara luas. Meski hanya satu-satunya daerah di Kepri yang memiliki potensi sebagai daya tarik wisata khatulistiwa, kata Zalmidri, belum memberikan dampak postitif terhadap kemajuan sektor tersebut.

Titik tersebut juga menjadi keistimewaan karena menjadi lintasan even sail Karimata 2016 dan titik labuh para yatcher. Dengan menjadi pintu gerbang pariwisata Indonesia, jika dapat tergarap dengan baik potensi pariwisata Indonesia di Kepri akan semakin terangkat.

“Karena pengemasan objek wisata ini yang masih belum maksimal. Salah satu permasalahan utamanya ada pada keterbatasan akses,” jelasnya.

Titik nol Equator milik Lingga ini, menurutnya, juga memiliki keunggulan bahari yang menunjang alasan pemerintah daerah mengucurkan dana lebih, untuk memolesnya menjadi objek wisata unggulan daerah kedepan.

“Titik ini menjadi salah satu dari empat titik labuh Sail Karimata tahun 2016 di Kepulauan Riau. Pemerintah pusat tentu punya alasan kuat merekonedasi titik labuh Tanjung Teludas ini menjadi salah satu penunjang even sail nasional,” ungkapnya.

Dia berharap, tugu khatulistiwa ditahun mendatang mendapat perhatian lebih serius oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam mematangkan potensi yang ada tersebut. Sehingga kedepan, pariwisata Lingga dapat membuat program-program menarik wisatawan Kepri. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar