Bupati Bintan Lantik Kades Numbing, Beri Tugas Tangani Kasus PHK

330
Pesona Indonesia
Bupati Bintan, Apri Sujadi melantik Kades Numbing, Sebastian Losor Usman di Aula Kantor Camat Bintan Pesisir (Binsir), Selasa (27/9). Foto: Humas Pemkab Bintan.
Bupati Bintan, Apri Sujadi melantik Kades Numbing, Sebastian Losor Usman di Aula Kantor Camat Bintan Pesisir (Binsir), Selasa (27/9). Foto: Humas Pemkab Bintan.

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi melantik Sebastian Losor Usman sebagai Kepala Desa (Kades) Numbing yang baru di Aula Kantor Camat Bintan Pesisir (Binsir), Selasa (27/9). Kades periode 2016-2022 itu diberikan amanah untuk menyelesaikan dua permasalahan besar yang terjadi pada tahun ini yaitu kasus keberadaan Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) dan kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran yang dilakukan PT Numbing Jaya.

Dalam acara ini juga dihadiri Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam, Plt Sekda Bintan, Raja Muhammad Akib Rachim, Kepala SKPD dan FKPD Bintan, camat, lurah serta warga dari Desa Numbing.

Bupati Bintan, Apri Sujadi meminta kepada kades yang baru dilantik untuk menyelesaikan masalah-masalah yang telah terjadi di Desa Numbing. Masalah yang kompleks harus diselesaikan mencakup dari permasalahan ekonomi, sosial hingga transportasi. Itu semua akan menjadi pekerjaan rumah bagi kades.

“Kami berharap kades bisa menyelesaikan setiap permasalahan itu semua. Lakukanlah dengan cepat dan benar melalui pendekatan secara persuasif. Sebab masalah itu bisa kelar dengan cara duduk bersama,” ujarnya.

Ada permasalahan yang lebih berat lagi yang wajib ditangani kades baru, lanjutnya, seperti kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan yang dilakukan besar-besaran oleh PT Numbing Jaya. Kemudian masalah-masalah yang menimbulkan kericuhan, khususnya terkait kepercayaan agama atau aliran.

Kasus itu semua, sambungnya, telah membuat masyarakat, pejabat pemerintahan dan kepolisian menjadi resah. Sehingga kades harus cepat tanggap dan cekat untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.

“Kita minta kades bisa meminimalisir kondisi serta situasi di wilayahnya dari gangguan apapun,” ucapnya.

Paling penting, kata dia, yang harus dilakukan kades adalah menjaga kondisi di wilayahnya selalu kondusif. Jika ditemukan permasalahan yang dapat mengacaukan kedamaian dan keamanan, segera berkoordinasi dengan pihak terkait. Jangan sampai masalah-masalah itu berdampak fatal atau mencoreng nama Kabupaten Bintan.

“Ingat Numbing itu berpotensi dengan kejadian-kejadian yang merusak keadaan. Kades harus mengatur langkah dan upayakan solusinya,” tambahnya.

Kepada pejabat yang lama, sambungnya lagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Karena beliau telah berkontribusi besar selama menjalankan tugas dan fungsinya terhadap pembangunan daerah.

“Saya atas nama pemerintah mengucapkan terimakasih kepada Asmilizar yang menjabat sebagai Penjabat (Pj) Kades Numbing lama. Karena beliau telah berhasil menjaga kondisi wilayah ini dengan aman dan tentram,” ungkap Ketua DPD Demokrat Kepri itu. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar