Gubernur Tunggu Klarifikasi Presiden Terkait Kompetensi Kandidat Sekda

1202
Pesona Indonesia
Nurdin Basirun,Gubernur Kepri. Foto: batampos
Nurdin Basirun,Gubernur Kepri. Foto: batampos

batampos.co.id – Nama-nama kandidat Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri defenitif sudah ditangan Presiden Jokowi. Karena keputusan akhir berada ditangan Presiden. Selain melihat track record masing-masing kandidat, Presiden juga akan melakukan klarifikasi langsung kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

“Kalau memang diperlukan klarifikasi dari Presiden, sebagai Gubernur tentu saya siap. Tapi sampai sekarang belum ada pemberitahuan terkait hal itu,” ujar Nurdin menjawab pertanyaan media, Senin (27/9) lalu usai Upacara Peringatan Hari Jadi Provinsi Kepri ke 14 di Pelantaran Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang.

Disinggung apakah dirinya memang mempersiapkan Arif Fadillah sebagai Sekda Kepri defenitif? Nurdin dengan tegas mengatakan, keputusan akhir adalah merupakan kewenangan Presiden. Sehingga dirinya tidak bisa melakukan intervensi terkait proses tersebut. Menurut Nurdin, semua kandidat terpilih merupakan yang terbaik.

“Semua yang terpilih adalah putra-putra terbaik Kepri. Apapun keputusannya nanti tentu merupakan keputusan terbaik. Karena semua mempunyai peluang yang sama,” jelas Nurdin.

Sebelumnya, Anggota Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Nuraida Mochsein mengatakan tidak ada ujian lagi di Tim Penentu Akhir (TPA). Menurutnya, Presiden akan mempelajari info tentang masing-masing calon. Termasuk info dari Badan Intelejen Negera (BIN). Disebutkannya juga, apabila diperlukan Presiden akan minta klarifikasi dari Menteri terkait ataupun Gubernur Kepri sendiri nantinya.

Dijelaskannya, klarifikasi tersebut dilakukan untuk mengetahui kompetensi masing-masing kandidat. Sehingga kandidat yang terpilih benar-benar orang yang kompeten. Masih kata Nuraida, meskipun sistem ranking tetap saja ditentukan oleh Presiden siapa kandidat terbaiknya. Karena Sekda juga merupakan perwakilan Pemerintah Pusat di daerah.

“Karena mencari figur terbaik untuk duduk di kursi Sekda, tentu ada kreteria-kreteria yang ditentukan. Informasi-informasi yang disampaikan BIN menjadi pertimbangan Presiden dalam membuat keputusan,” paparnya.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar