KPK Awasi Anggaran Asian Games 2018, Ada Potensi Korupsi Rp 8,6 Miliar

416
Pesona Indonesia
kampanye ASEAN GAMES ke-18 Jakarta-Palembang.
kampanye ASEAN GAMES ke-18 Jakarta-Palembang.

batampos.co.id – Center of Budget Analisis (CBA) mengendus adanya penyimpangan dalam anggaran Asian Game XVIII 2018 di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk mengawasi.

Direktur CBA Uchok Sky Khadafi mengatakan bahwa anggaran Asian Game XVIII 2018 yang berpotensi disimpangkan dapat mencapai Rp 8,6 miliar dari total Rp 36,7 miliar. Angka tersebut ditemukan dari sejumlah proses lelang yang telah dilakukan oleh Kemenpora.

Dipaparkan bahwa lelang yang telah dilakukan yakni lelang pada tahun 2015 untuk launching logo, maskot, dan Pictogram Asian Games XVIII 2018 dengan HPS (Harga Prakiraan Sementara) sebesar Rp 7,4 miliar. Uchok menjelaskan bahwa pemenang lelang tersebut adalah PT Nuansa Surya Bhakti dengan harga penawaran sebesar Rp 6,8 miliar.

“Harga penawaran pemenang lelang ini terlalu tinggi dan mahal, sehingga ada potensi kerugian negara menimal sebesar Rp 173 juta. Oleh karena, perusahaan yang harga penawarannya yg rendah dan murah, seperti PT Puspa Artha Gemilang sebesar Rp 6,6 miliar diabaikan begitu saja,” kata Uchok di Jakarta, kemarin (27/9).

Sedangkan proyek kedua adalah pelelangan untuk optimalisasi promosi persiapan penyelenggaraan Asian Game XVIII tahun 2018 dengan HPS sebesar Rp 29,2 miliar. Pemenang lelang tersebut adalah PT Lima Karsa Kreasi Tama dengan harga penawaran sebesar Rp 28,5 miliar.

“Juga ada potensi kerugian negara menimal sebesar Rp 8,5 miliar karena ada perusahaan yang harga penawarannya yang rendah dan murah, seperti PT Mediatama Cipta Citra sebesar Rp 19,9 miliar diabaikan begitu saja,” ujarnya.

Dari penjelasannya tersebut, Uchok menuturkan bahwa pihaknya meminta KPK untuk segera membuka penyelidikan dan penyidikan terhadap proyek Asian Games XVIII 2018 tersebut. Dia juga menambahkan apabila laporannya tersebut dibiarkan tanpa pengawasan dan penindakan, Indonesia sedang mempertaruhkan nama baiknya di hadapan negara-negara peserta Asian Games XVIII 2018.

“Masa Asian Games masih lama dilaksanakan, kok potensi kebocoran anggarannya sudah ada dan besar amat besar lagi. KPK harus melakukan pemanggilan kepada Menpora untuk diperiksa,” imbuhnya. (dod/jpgrup)

Respon Anda?

komentar