Pelayaran Lingkar Nusantara Singgahi Kepri

1362
Pesona Indonesia
Gubernur menyambut kedatangan rombongan Pelantara VI di Pelabuhan Fasharkan Mentigi Tanjunguban, Bintan, Selasa (27/9) pagi.
Gubernur menyambut kedatangan rombongan Pelantara VI di Pelabuhan Fasharkan Mentigi Tanjunguban, Bintan, Selasa (27/9) pagi.

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan gagasan Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) 2016 merupakan langkah yang strategis. Kepri beruntung menjadi salah satu titik singgah. Nurdin melihat Pelantara sebagai ajang pembinaan yang bertujuan menumbuhkan karakter disiplin, cinta bahari, dan cinta Indonesia.

“Kegiatan ini penting untuk menambah pengetahuan, pengalaman, keterampilan mengelola sumber daya maritim dan mempererat tali persaudaraan,” ujar Nurdin saat menyambut kedatangan rombongan Pelantara VI di Pelabuhan Fasharkan Mentigi Tanjunguban, Bintan, Selasa (27/9) pagi.

Orang nomor satu di Pemprov Kepri tersebut juga menyempatkan diri berbincang-bincang dengan peserta Pelantara 2016. Menurut mantan nakhoda kapal tersebut, Indonesia, Kepri khususnya memiliki potensi sumber daya bahari yang menjanjikan. Sehingga tidak salah Kepri dijadikan daerah tujuan Pelantara.

“Kepri merupakan daerah kepulauan yang menjadi lintasan pelayaran internasional. Selain itu juga berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga, Singapura, Malaysia, dan Vietnam,” jelas Nurdin.

Kegiatan ini diikuti Saka Bahari seluruh Indonesia. Salah satu tujuannya yaitu untuk meningkatkan kesadaran para pramuka penegak dan pandega akan bangsa Indonesia sebagai bangsa bahari. Pelayaran menggunakan KRI Surabaya 591 ini mengambil rute Jakarta – Bangka – Tanjungpinang – Ranai – Tanjungdatu – Pontianak – Kayong. Rombongan mulai menjelajah sejak 22 September hingga 17 Oktober 2016 mendatang.

Ada tiga satgas dalam keikutsertaan kali ini. Satgas Pelantara terdiri dari 316 peserta yang dipimpin Kolonel Laut Ribut Eko Suyatno, Satgas Bhakti Bela Negara dengan 150 peserta yang dipimpin Kolonel Laut Arh. Luhkito, dan Kapal KRI sendiri memiliki 150 anggota yang dipimpin Kolonel laut Ari Krisdianto.

Dalam Pelantara VI Tahun 2016 ini para peserta tidak sekedar mengikuti pelayaran dengan menggunakan Kapal Perang RI. Namun juga akan diberikan berbagai pengenalan kelautan, penampilan seni budaya etnik masing-masing kontingen, bakti sosial dan kirab pasukan pada daerah-daerah persinggahan. Diharapkan dengan berpartisipasinya para pemuda sakabahari mempunyai jiwa nasionalisme yang tinggi.

Pada kegiatan kali ini, para peserta yang merupakan anggota pramuka berbagai Saka di seluruh Indonesia diajak mengikuti kegiatan pelayaran dengan menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI Surabaya – 591) melalui rute yang telah ditentukan. Pelantara merupakan ikon Saka Bahari yang tidak dimiliki oleh saka-saka lainnya.

Tampak hadir di acara penyambutan ini Danlantamal IV Laksamana Pertama S Irawan, Danrem 033 Kepri Brigjen Fachri, Danlanud Tanjungpinang Kolonel Pnb Ign. Wahyu Anggono, Anggota DPRD Hanafi Eka.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar